Perkembangan 17 PTKIS se Jambi, Mulai dari SDM hingga Jumlah Mahasiswa Jauh Meningkat

Perguruan tinggi di Provinsi Jambi kian menggeliat, baik swasta, negeri, berbasis agama maupun umum. Khusus untuk Pertuguran Tinggi Keagamaan Islam

istimewa
Sekretaris Kopertais Wilayah XIII Jambi Asad Isma, M,Pd saat mewisuda mahasiswa 

TRIBUNJAMBI.COM – Perguruan tinggi di Provinsi Jambi kian menggeliat, baik swasta, negeri, berbasis agama maupun umum. Khusus untuk Pertuguran Tinggi Keagamaan Islam (PTKIS) saja, setidaknya ada 17 yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota se Provinsi Jambi.

Sejak 2015 hingga sekarang, Sekretaris Kopertais Wilayah XIII Jambi Asad Isma, M,Pd dan tim harus kerja ekstra untuk cepat mengembang 17 PTKIS tersebut.

Asad Isma menyebut, pada periode 2016 s/d 2018, ada 46 prodi baru yang didirikan di 17 PTKIS tersebut, semua itu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja sekaligus bertujuan untuk pengembangan kampus. Dan tentunya penambahan prodi baru berkorelasi dengan syarat setiap prodi harus diisi minimal enam orang dosen bergelar minimal magister linear.

“Hal ini tidak sulit, karena banyak sekali SDM Jambi yang bergelar S2 tamatan berbagai perguruan tinggi, alumni S2 UIN, UNJA, dam berbagai kampus di Padang, Palembang dan tentunya alumni PT Pulau Jawa. Alhamdulillah hampir 17 kampus sudah memiliki dosen tetap sesuai dengan regulasi yg ditetapkan,” kata Asad Isma.

Untuk dosen bersertifikasi, 17 kampus di bawah Kopertais ini sudah memiliki 126 orang dosen bersertifikasi. 2018 jumlah kelulusan di Jambi biasanya hanya 10 s/d 13 orang, tahun ini meningkat 300 persen, hingga lulus 44 orang dosen sertifikasi

Hal yang tak kalah penting menjadi pekerjaan Sekretaris Kopertais Wilayah XIII Jambi adalah menjamin kelengkapan unit kerja dan jaminan mutu. Sejauh ini kata Asad Kopertais terus mendorong pendirian unit kerja seperti pusat penelitian dan pengabdian masyarakat, pusat penjaminan mutu yang selama ini terkoordinasi di bawah wakil ketua 1 dan 3.

“Ini bisa dimaklumi terkait persoalan anggaran. Karena jumlah mahasiswa dan dosen terus bertambah, kopertais terus mendesak, alhamdulillah 80% kampus sudah mendirikan unit unit kerja sesuai dengan kebutuhan akreditasi,” papar Asad Isma.

Kemudian hal yang paling penting adalah akreditasi, karena alat ukur standar mutu pengelolaan perguruan tinggi adalah akreditasi. Kopertais XIII Jambi sejak tahun 2015 memverifikasi akreditasi prodi PTKIS, ada 5% akreditasi prodi dengan nilai B, 65% akreditasi prodi dengan nilai C, sisanya 30% belum terakreditasi .

Untuk meningkatkan nilai akreditasi dari 69 prodi yg ada di PTKIS, maka Kopertais bersama 17 pimpinan PTKIS duduk dan diskusi bersama merumuskan langkah langkah tentang cara meningkatkan nilai akreditasi.

“Dan kami bersepakat melakukan klinik akreditasi yg dimulai di Kabupaten Muara Bungo tahun 2016, di Hotel Novotel dan Hotel V Jambi tahun 2017, dan di Batam Maret 2018, dengan menghadirkan berbagai assesor handal BAN PT, seperti Prof.Mansur Ramli mantan ketua BAN PT, Prof DR.Mujahidin asesor sekaligus Rektor UIN riau, DR.Hj.Hamidah assesor dan dosen UIN Palembang,” jelasnya.

Halaman
123
Penulis: awang
Editor: awang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved