Masih Banyak Jalan Rusak, Bina Marga Dinas PUPR Batanghari, Klaim Realisasi Proyek 100 Persen

"Dari 1001 KM jalan yang ada di Batanghari, hanya 30 persen yang kondisinya baik atau 300 KM saja, sisanya jalan sesat (jalan rusak dan berlubang),"

Masih Banyak Jalan Rusak, Bina Marga Dinas PUPR Batanghari, Klaim Realisasi Proyek 100 Persen
tribunjambi/abdullah usman
Abdul Somad, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Batanghari 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Realisasi pembangunan fisik di Dinas PUPR Bidang Bina Marga Kabupaten Batanghari, realisasinya telah mencapai 100 persen. Proyek fisik tersebut terdiri dari pembangunan jalan dan jembatan.

"Alhamdulillah untuk capaian realisasi fisik tahun 2018 sudah 100 persen. Meskipun dari beberapa kontrak tersebut melebihi dari target kontrak yang telah ditentukan," sebut Kabid Bina Marga Dinas PUPR Batanghari, Abdull Somad, kepada Tribunjambi.com.

Untuk proyek yang melewati masa yang telah disepakati, menurut somad VC proyek tersebut sudah diberikan sanksi. Diantaranya sanksi denda satu permil meski demikian hingga saat ini sudah selesai.

Baca: Artis Inisial NS dan RA Bakal Pisah, Mengapa Mbah Mijan Sebut Inisial dalam Ramalan 2019?

Baca: Digosipkan Kai EXO Kencani Jennie BLACKPINK, Ini Respon YG Entertainment

Baca: Tak Cuma Kai EXO & Jennie BLACKPINK, 6 Pasangan Artis Korea Ini Juga Tertangkap Kamera Berkencan

Realisasi 100 persen tersebut kata Somad, baik untuk jalan dan jembatan yang berkaitan dengan kegiatan fisik. Diantarnaya untuk kegiatan pemeliharaan jalan dikawasan sungai rengas, peninjauan, jalan tapa sarai Simpang Rantau Gedang, Sungai Pule peningkatan jalan rigit, Kecamatan Pemayung Simpang Jembatan Mas, Selat, Lubuk Ruso dan Simpang Selat.

Selain itu kata dia, kegiatan yang didanai dengan dana DAK diantaranya di Desa Rantau Kapas Mudo, Desa Terusan, Teratai Olak, dan Mekar Sari Nes Kecamatan Bajubang, dengan total anggaran Rp 80 M termasuk dana DAK Rp20 M.

Untuk 2019 bilang Somad, khusus bina marga dari rapat TAPD, binamarga mendapatkan kucuran anggaran Rp 118 M termasuk DAK Rp 32 milyar sisanya APBD. Kegunaannya untuk pembangunan jalan, pengerasan dan pemeliharaan serta peningkatan jalan dan jembatan.

Satu diantaranya untuk peningkatan jalan dari DAK, di Desa Pompa air Bungku satu ruas dengan dana Rp 31,3 miliar efektif 5,5 kilo.

Selain pembangunan jalan di Kecamatan Bajubang jelas dia, ada juga di Kecamatan Maro Sebo Ilir (MSI) tahun 2019 ada dua spot. Jalan Bulian Jaya peningkatan jalan, antara rigit atau aspal dobule, dan jalan Bulian Jaya Bukit Sari. Untuk panjangnya, nanti masih menunggu survei.

Diakui Somad, untuk kondisi jalan di Kabupaten Batanghari, memang lebih banyak didominasi jalanan rusak dan berlubang tersebar dibeberapa wilayah. Dalam penanganan, pihaknya bertahap tergantung keuangan dan urgensi.

"Dari 1001 KM jalan yang ada di Batanghari, hanya 30 persen yang kondisinya baik atau 300 KM saja, sisanya jalan sesat (jalan rusak dan berlubang)," ujarnya. (*)

Baca: Anggota TNI Luka Serius, Ditabrak Sepeda Motor Jelang Tahun Baru 2019

Baca: Bumi Super Temuan Baru Astronom, Planet Berisi Batu Rubi, Safir, Temuan Ilmuwan

Baca: Masih Ingat Si Kopi Maut Jessica Kumala Wongso? Setelah PK Ditolak Begini Nasibnya

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved