Masalah Anggaran, Kepala OPD Akui Adanya Pengurangan Tenaga Honorer

Tak tanggung-tanggung, jumlah yang dirumahkan itu sekitar 31 orang dengan rincian sebanyak 14 orang laki-laki dan 17 orang perempuan.

Masalah Anggaran, Kepala OPD Akui Adanya Pengurangan Tenaga Honorer
TRIBUNJAMBI/HERU PITRA
Ratusan Honorer Merangin dikumpulkan oleh Sekda Merangin, beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Akhir tahun 2018 lalu merupakan tahun yang tak mengenakkan bagi ratusan tenaga honorer di Kabupaten Merangin, sebab Pemkab Merangin memangkas anggaran gaji mereka hingga 50 persen. Imbasnya, Pemkab Merangin harus merumahkan para tenaga honorer tersebut.

Informasi yang dihimpun, ratusan tenaga honorer yang dirumahkan tersebut berasal dari semua OPD yang ada dilingkup Pemerintah Kabupaten Merangin, seperti Sat Pol PP, Dinsos, dan OPD-OPD lainnya.

Baca: Upah Minum Provinsi 2019 Naik Hingga 8,03 Persen, Ini UMP di 33 Provinsi, Jambi Masuk Terbesar ?

Baca: Dokter Kandungan Hamili Pasien yang Lakukan program Bayi Tabung Hingga Digugat, Sudah Lusinan Wanita

Seperti halnya di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-TK) Kabupaten Merangin yang merumahkan puluhan honorer.

Kepala DPMPTSP Jangcik Moza ketika dikonfirmasi, mengiyakan jika jika honorer yang bekerja ditempatnya sudah dirumahkan untuk sementara.

Tak tanggung-tanggung, jumlah yang dirumahkan itu sekitar 31 orang dengan rincian sebanyak 14 orang laki-laki dan 17 orang perempuan.

Baca: Akan Diseleksi, Ratusan Honorer di Merangin Bakal Dirumahkan

Baca: Kebun Ganja Ini Disebut Terbesar di Dunia, Senilai Rp 19 Milliar Lokasinya Sulit Diketahui

Baca: Kelulusan CPNS Belum Diumumkan, BKPSDM Merangin Yakinkan, Januari Hasilnya Keluar

"Itu perintah Bapak Bupati untuk dievaluasi ulang. Selain itu, memang kontrak mereka mulai dari 2 Januari 2018 dan berakhir 31 Desember 2018. Makanya saya ambil kebijakan untuk merumahkan," terang Jangcik Mohza.

Hal senada juga diungkapkan Kasat Pol PP Kabupaten Merangin Akmal Zen. Menurutnya, saat ini nama-nama tenaga honorer yang ada di Satpol PP sudah diserahkan kepada Bupati Merangin. Namun demikian, dirinya tak bisa menentukan berapa yang ditarik untuk bekerja kembali.

"Namanya kita serahkan semuanya. Nanti diseleksi," ujar Akmal Zen.

Baca: Rilis Menpan RB: Daftar Lengkap Hari Libur Nasional 2019 & Cuti Bersama 2019, Ada Harpitnas

Baca: Tes Dulu Baru Daftar, 6 Aturan Baru Seleksi Masuk PTN 2019, Dua Kali Kesmpatan Hingga Biaya

Sebelumnya, kepala BPKAD Kabupaten Merangin, Fajarman juga menyebut, jika di 2019, Pemkab akan merumahkan para tenaga honorer. Hal itu disebabkan berkurangnya anggaran untuk gaji honorer. Dari Rp 30 an miliar pertahun, sekarang dipangkas hingga Rp 15 miliar.

"Iya, mungkin separoh yang nantinya dirumahkan," tutur Fajarman belum lama ini. (*)

Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved