Diduga Tak Ikut Tes SKB Namun Dinyatakan Lolos, Peserta Tes CPNS di Batanghari Protes

Hasil seleksi penerimaan CPNS 2018 di Batanghari menuai pertanyaan di kalangan peserta.

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Hasil seleksi penerimaan CPNS 2018 di Batanghari menuai pertanyaan di kalangan peserta. Hal itu dikarenakan satu peserta tes CPNS formasi di dinas pekerjaan umum yang diduga tidak mengikuti ujian namun dinyatakan lulus.

Keputusan tersebut diprotes oleh salah satu peserta yang mengikuti tes SKB, lewat postingan akun  facebook. Dalam postingannya peserta tersebut mempertanyakan kelulusan salah satu peserta lainnya yang tidak mengikuti ujian namun dinyatakan lulus.

Postingan tersebut langsung mendapat tanggapan beragam dari pengguna facebook. Untuk mencari kejelasan terkait hal tersebut Tribunjambi.com mencoba mengkonfirmasi yang bersangkutan, Mailaki yang tidak lain adalah ayah dari Ayu Afriani pemilik akun tersebut.

Baca: Sepanjang 2018, Polres Muarojambi Tangani 394 Kasus, Pencurian Kendaraan Tercatat Meningkat

Baca: Pantau Anak Krakatau dari Jarak Dekat dengan KRI Torani 860, Mendadak Dihantam Ombak Tinggi (1)

Baca: 4 Fakta dan Kronologi Tewasnya Anggota Brimob Dibacok, Brigadir Yusuf Sempat Kejar dengan Senpi

Baca: Berbekal Resep dari Orang Tua, Entin Sukses Buat Rengginang Arina jadi Oleh-oleh Jambi

Lewat sambungan telepon, Mailaki menuturkan, pada tes SKB tahap awal anaknya bersama 10 peserta lainnya mengikuti ujian di hari pertama. Namun pada hari kedua tes, dari 10 peserta tadi satu tidak hadir untuk mengikuti ujian.

"Hari pertama ujian semua ikut tes ada 10 peserta, namun di hari kedua peserta atas nama Ari Septayuda tersebut tidak hadir (tidak ikut tes). Namun yang membuat kaget dari hasil kelulusan tes prserta yang tidak hadir ini lulus di posisi tiga," jelasnya.

Kejadian tersebut menimbulkan pertanyaan besar di kalangan peserta CPNS lainnya. Banyak yang menduga ada yang tidak beres dalam seleksi ujian komputer dalam penerimaan CPNS di formasi Dinas PU tersebut.

"Yang jadi pertanyaan itu kenapa tidak ikut ujian tahap dua bisa lolos dengan peringkat tinggi," sebutnya.

Dikatakannya pula, terkait hal tersebut dirinya secara pribadi langsung menghubungi Sekretaris Daerah Batanghari Bachtiar, untuk mencari kejelasan terkait hal tersebut. 

Menurut keterangan sekda setelah menghubungi kepala BKPSDMD peserta yang lulus tersebut memang sebelumnnya tidak mengikuti ujian yang telah dijadwalkan melainkan mengikuti ujian susulan di luar jadwal yang ditentukan.

Halaman
12
Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved