Blak-blakan, Roger Danuarta Ungkap Alasannya Jadi Mualaf, Tersentuh Hatinya Karena Melihat ini

Beberapa waktu lalu, publik dikejutkan degan keputusan aktor Roger Danuarta yang resmi menjadi mualaf atau memeluka agama Islam.

Blak-blakan, Roger Danuarta Ungkap Alasannya Jadi Mualaf, Tersentuh Hatinya Karena Melihat ini
Instagram/rogerojey/mualafcenteryogyakarta
Roger Danuarta 

"Kemarin ini ibu saya meninggal, dan saya pun memakamkan beliau. Yang ingin saya tanyakan adalah apakah saya murtad ? Karena ada orang mengatakan kalau saya ini murtad," tanya Roger Danuartakepada Ustaz Adi Hidayat.

Pernyataan soal dirinya yang murtad itu rupanya mengganggu pikiran Roger Danuarta.

Roger Danuarta merasa jika bukan dirinya yang memakamkan sang ibu, maka siapa lagi ?

"Padahal kalau menurut saya, kalau bukan anaknya siapa lagi yang harus memakamkan orangtuanya? Saya mohon pencerahan dari ustaz," sambung Roger Danuarta.

Usai mendengar pertanyaan dari Roger Danuarta, Ustaz Adi Hidayat pun memberikan jawabannya.

Menurut Ustaz Adi Hidayat yang bersumber pada Al Quran, seorang anak harus berbakti kepada kedua orangtuanya selama itu masih urusan dunia.

Karenanya, seorang anak itu wajib berperilaku baik kepada kedua orangtuanya jika dalam urusan di dunia.

"Bakti anak kepada kedua orangtua sepanjang dalam urusan dunia, jika memang terjadi perbedaan keyakinan maka dia tidak terbatas," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Baca Juga:

Kisah Masa Lalu Via Vallen Merangkak dari Bawah Sebelum Terkenal, dari Ngamen di Lampu Merah

Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Dibaca Untuk Menyambut Tahun Baru 2019

Full Curhatan Syahrini Setelah Ramai Digosipkan dengan Reino Barack, Tanda-tanda ke Pelaminan?

Namun jika untuk urusan akhirat yakni ibadah, seorang anak diharuskan tidak boleh memaksa kehendak orangtuanya.

"Kalau urusan ibadah, itu bisa berbeda. Beliau ibadah di tempat lain, Anda di tempat lain. Jangan saling paksa kata Allah, berikan toleransi," sambung Ustaz Adi Hidayat.

Lebih lanjut, Ustaz Adi Hidayat pun menegaskan kepada Roger Danuarta dan seluruh jamaahnya untuk selalu berbakti kepada kedua orangtua, meskipun berbeda agama.

Terutama kepada ibu yang sudah susah payah melahirkan kita di dunia ini.

"Tapi kalau dalam urusan dunia, berikan pelayanan terbaik. Dia melahirkan kamu dalam keadaan yang susah payah. Selama dalam urusan dunia lakukan yang terbaik," jelas Ustaz Adi Hidayat.

Mengenai pertanyaan Roger Danuarta soal pemakaman sang ibu, Ustaz Adi Hidayat pun menceritakan suatu peristiwa di jaman Nabi Muhammad SAW.

Saat itu diceritakan Ustaz Adi Hidayat, Nabi Muhammad SAW sampai berdiri ketika melihat jenazah yahudi.

Sikap yang diambil Nabi Muhammad SAW itu rupanya adalah untuk menghormati keadaan sang jenazah yang merupakan makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT.

Merujuk pada sikap yang dicontohkan Rasulullah itu, Ustaz Adi Hidayat pun menyebut bahwa perilaku yang dilakukan oleh Roger Danuarta di pemakaman sang ibu itu diperbolehkan.

Asalkan Roger Danuarta tidak meyakini dan mempercayai prosedur yang terjadi di pemakaman tersebut.

Seperti misalnya prosesi kremasi atau prosesi yang ada di agama lain.

"Kalau Anda datang, untuk meniatkan misalnya hanya sekadar menghormati, hadir di situ tapi tidak meyakini apa yang dilakukan, hanya untuk menampilkan bakti terakhir itu tidak masalah. Sepanjang Anda tidak meyakini prosesnya benar, misalnya kremasi dan sebagainya," imbuh Ustaz Adi Hidayat.

Lebih lanjut lagi, soal cap murtad yang didapatkan oleh Roger Danuarta usai dirinya menghadiri pemakaman sang ibu, Ustaz Adi Hidayat pun memberikan penjelasannya.

Menurutnya, seseorang jangan terlalu mudah mengucap atau menandai orang lain dengan cap kafir atau murtad.

Ustaz Adi Hidayat | Roger Danuarta
Ustaz Adi Hidayat | Roger Danuarta (kolase capture video/instagram)

Sebab hal itu nantinya akan dimintai pertanggungjawaban.

"Kalimat-kalimat kafir, murtad itu jangan mudah diucapkan oleh lisan kita. Murtad itu apalagi kafir misalnya, itu tandanya jelas. Sepanjang belum jelas tandanya tidak boleh diucapkan." kata Ustaz Adi Hidayat.

Ada dua tanda seseorang itu secara jelas menjadi seorang kafir atau murtad.

Yang pertama jika orang tersebut secara jelas mengakui bahwa ia keluar dari agama islam.

Yang kedua adalah terlihat dari sikap dan perilaku yang ditunjukkan seseorang sudah tidak sesuai dengan kaidah keislaman.

Misal orang tersebut secara terang-terangan meninggalkan sholat dan melakukan ibadah di tempat ibadah agama lain.

Berikut adalah tayangan lengkapnya :

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

Editor: ekoprasetyo
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved