Akan Diseleksi, Ratusan Honorer di Merangin Bakal Dirumahkan

‘’Saya lebih cenderung menyeleksi, tenaga apa saja yang dibutuhkan pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," bilang Haris.

Akan Diseleksi, Ratusan Honorer di Merangin Bakal Dirumahkan
TRIBUNJAMBI/HERU PITRA
Para tenaga kontrak di Setda Merangin yang dirumahkan saat dikumpulkan sekda, beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Ratusan tenaga honor dengan status kenanga kontrak dilingkup Pemerintah Kabupaten Merangin, dirumahkan.

Ratusan tenaga kontrak tersebut berasal dari berbagai instansi, seperti Satpol PP, Dinas Sosial, Perizinan dan OPD lainnya.

Mereka sudah meninggalkan pekerjaan sejak beberapa hari terakhir ini. Hal itu sesuai dengan instruksi dari Bupati Merangin Al Haris.

Baca: Kebun Ganja Ini Disebut Terbesar di Dunia, Senilai Rp 19 Milliar Lokasinya Sulit Diketahui

Baca: Rilis Menpan RB: Daftar Lengkap Hari Libur Nasional 2019 & Cuti Bersama 2019, Ada Harpitnas

Baca: Tes Dulu Baru Daftar, 6 Aturan Baru Seleksi Masuk PTN 2019, Dua Kali Kesmpatan Hingga Biaya

Bupati Merangin Al Haris belum lama ini mengatakan, merumahkan honor dan tenaga kontrak yang bekerja dilingkup Pemerintah Kabupaten Merangin bukan semata-mata hanya untuk merumahkan mereka saja.

Menurutnya, ini merupakan solusi terbaik yang dilakukan. Sebab, saat ini banyak honorer yang bekerja tidak pada mestinya. Banyak honorer yang tidak bekerja sesuai dengan skill dan keahliannya. Hal itu bisa menghambat dan hanya menjadi beban. Sebab setiap bulannya mereka digaji dengan menggunakan anggaran daerah.

‘’Saya lebih cenderung menyeleksi, tenaga apa saja yang dibutuhkan pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," bilang Haris.

Baca: VIDEO: Detik-detik Longsor yang Terjadi di Kampung Cimapag Sukabumi, Puluhan Rumah Tertimbun

Baca: Aturan dalam Berpenampilan Ala Polwan untuk Menjaga Penampilan, Ada Larangan yang Paling Ketat

Nanti, lanjut Haris. Para kepala OPD berkoordinasi dengan Sekda untuk kembali memanggil mereka (honorer,red).

"Iya, nanti kepala OPD dan Sekda yang akan memanggil mereka. Mereka yang dipanggil itulah yang dibutuhkan,’’ jelasnya. (*)

Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved