Breaking News:

Pelaminan & Tenda Rata dengan Tanah, Puluhan Rumah di Mendahara Rusak, Diterjang Angin Kencang

Kejadian naas itu terjadi sekira pukul 24.30 WIB. Saat itu tidak ada tanda-tanda akan terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang.

tribunjambi/zulkifli
Pelaminan dan tenda yang telah didekorasi nyaris rata dengan tanah, akibat angin kencang 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Sedikitnya puluhan rumah warga di Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, rusak akibat angin kencang yang terjadi Sabtu (29/12/2018) dini hari lalu.

Atap rumah warga berterbangan, angin kencang juga dilaporkan merusak pelaminan resepsi pernikahan yang telah didekorasi hampir rata dengan tanah serta menumbangkan sejumlah pohon.

Kejadian naas itu terjadi sekira pukul 24.30 WIB. Saat itu tidak ada tanda-tanda akan terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang. Angin disertai hujan tiba-tiba terjadi, dengan diiringi petir yang menggelagar. Peristiwa itu berlangsung hampir dua jam lamanya. Kondisi ini diperparah dengan turut padamnya listrik.

Rumah warga yang dihantam angin kencang
Rumah warga yang dihantam angin kencang (tribunjambi/zulkifli)

Musibah angin kencang ini menimpa beberapa desa di Kecamatan Mendahara. Namun, akibat terparah terjadi di Kelurahan Mendahara. Ada 15 Rumah yang rusak diterjang angin.

Beberapa seng rumah warga hilang, namun hanya satu rumah yang mengalami rusak berat.

"Sampai saat ini di Kelurahan Mendahara ini yang terparah, ada 15 rumah berdasarkan data yang ada. Kejadian ini juga terjadi di Desa Sinar Kalimantan," ungkap Camat Mendahara Abdul Rojak, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, Minggu (30/12/2018).

Baca: Anjasmara Ancam Polisikan Pelaku Body Shaming Dian Nitami, Pelaku Ngemis-ngemis, Ini Kronologinya

Baca: Falconi Ungkap Asal Usul Julukan The Doctor di Diri Valentino Rossi

Baca: VIDEO: Menikmati Negeri di Atas Awan, Wisata Bukit Tempurung Sarolangun yang Manjakan Mata

Dijelaskan, untuk di Desa Sinar Kalimantan ada 4 Rumah yang diterjang angin. Untuk di Desa yang lain, hanya sebatas pohon yang tumbang.
"Intinya sejauh ini tidak ada korban. Yang banyak memang hanya pohon yang tumbang dan tidak menimpa rumah," lanjutnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang didapat di lapangan, angin kencang juga terjadi di Desa Merbau dan Bakti Idaman. Bahkan, di Desa Bakti Idaman tepatnya di Parit Sabar pelaminan pengantin yang telah di dekorasi juga dihantam angin. Dekorasi tersebut hampir rata dengan tanah.

Parabola warga yang rusak dihantam angin kencang
Parabola warga yang rusak dihantam angin kencang (tribunjambi/zulkifli)

"Pelaminannya dihantam angin tadi malam, hancur semua. Kami terpaksa dekor ulang, karena acaranya hari Minggu," ungkap Beri salah satu tukang hias pengantin.

Sementara itu, untuk di Desa Merbau, cukup banyak pohon yang tumbang. Beberapa tiang digital juga tumbang. Namun, untuk rumah hanya rusak dibagian seng saja.

"Angin memang sangat Kencang, rumah bergoyang seperti mau terangkat," ungkap Hendri satu diantara warga Desa Merbau.(*)

Baca: Kabar Pungli Ambil Jenazah Korban Tsunami Bukan Hoax, Bukti Terkumpul Rp 15 Juta

Baca: Erupsi Gunung Anak Krakatau Tiba-tiba Berhenti Sama Sekali, Ini Info PVMBG

Penulis: Zulkipli
Editor: Deni Satria Budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved