Heboh Dugaan Rahmad Derita Kampanye di Sekolah, Sanusi: KPU Belum Tahu Informasi Itu

KPU Provinsi Jambi justru belum mengetahui adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Rahmad Derita caleg PPP untuk DPR RI.

Heboh Dugaan Rahmad Derita Kampanye di Sekolah, Sanusi: KPU Belum Tahu Informasi Itu
istimewa
Rahmat Derita tampak membagi-bagikan kalender. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Hendri Dunan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi justru belum mengetahui adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Rahmad Derita caleg PPP untuk DPR RI.

Ketika pihak Bawaslu sudah memproses dugaan pelanggaran pidana yang dilakukan caleg PPP, Rahmad Derita karena berkampanye di sekolah SMKN 5 Batangari, pihak KPU Provinsi Jambi justru belum mengetahui itu. Ketika dikonfirmasi Tribunjambi.com terkait temuan Bawaslu Provinsi itu, pihaknya mengatakan belum mengetahui.

“Pihak KPU Provinsi belum tau informasi tentang itu,” ungkap Sanusi, Komisioner KPU Provinsi Jambi, Minggu (30/12).

Baca: Foto Dugaan Caleg PPP Kampanye di Sekolah, Bawaslu Batanghari Panggil Kepala Sekolah dan Guru

Baca: Rahmad Derita Tersangdung Kasus Dugaan Pelanggaran Kampanye, Begini Komentar Ketua PPP Jambi

Baca: Bawaslu Tunggu 14 Hari Tuntaskan Dugaan Pelanggaran Rahmad Derita

Dan bila proses tersebut telah berjalan di Bawaslu Provinsi Jambi. Maka pihak KPU hanya bisa menunggu hasil yang akan diputuskan. Bila itu terkait caleg DPR RI, maka pihak KPU Provinsi nanti hanya bersifat meneruskan apa yang menjadi rekomendasi Bawaslu Provinsi Jambi.

“Bila locus kejadiannya di daerah. Maka Bawaslu Provinsi Jambi bisa memproses itu meskipun itu caleg DPR RI. Dan kami pihak KPU nanti hanya meneruskan apapun hasil rekomendasinya,” ungkap Sanusi.

Sanusi mengatakan, larangan berkampanye di lembaga pendidikan semestinya sudah dipahami para caleg karena dalam aturan dan ancamannya sudah jelas.

Meski demikian, pihak KPU Provinsi juga akan mencari tau terkait dugaan pelanggaran tersebut di lapangan.

Apa yang disampaikan Sanusi ini senada dengan keterangan dari A.Kadir, Ketua KPU Batanghari yang berhasil dikonfirmasi Tribunjambi.com. Ia mengaku tidak mengetahui adanya dugaan pelanggaran tersebut. Sebab, laporan itu dimasukan ke Bawaslu, bukan ke KPU.

“Kalau soal pelanggaran itu kami belum tau. Karena itu laporan pelanggaran, maka arahnya ke Bawaslu,” ungkap A.Kadir. 

Baca: VIDEO: Mengejutkan!, Erupsi Gunung Anak Krakatau Tiba-tiba Berhenti, Begini Penjelasan PVMBG

Baca: VIDEO: Edi Purwanto Beberkan Keputusan Chumaidi Zaidi Pasca Jadi Tersangka Dana Ketok Palu

Baca: Sekda Muarojambi Kaget Pejabat BKD Kena OTT

Baca: Tiga Bulan Lagi, Ditlantas Polda Jambi Akan Lelang Ratusan Kendaraan Hasil Tilang

Baca: Kepanikan Saat Api Menghanguskan Gedung di Kampus ITB

Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved