Kasus Pencurian, Pelaku Ambil Barang-barang di Rumah Korban Lalu Dibagikan ke Orang Lain

Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim ketua Yandri Roni itu, jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (JPU Kejari) Jambi menghadirkan tiga saksi.

Kasus Pencurian, Pelaku Ambil Barang-barang di Rumah Korban Lalu Dibagikan ke Orang Lain
TRIBUNJAMBI/MAREZA SUTAN
Kasus pencurian yang disidangkan di Pengadilan Negeri Jambi 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sidang lanjutan perkara pencurian atas terdakwa Jimmy kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jambi, Kamis (27/12/2018).

Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim ketua Yandri Roni itu, jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (JPU Kejari) Jambi menghadirkan tiga saksi.

"Saksinya ada tiga. Saksi Jimi Martin, saksi Vitrawati, dan saksi Ilham," kata JPU yang menghadiri persidangan, Sukmawati.

Dalam persidangan itu, Jimi Martin selaku korban mengaku, kehilangan barang-barangnya.

Selain itu, dia mengatakan, lubang anak kunci pintu belakang rumahnya juga menjadi rusak.

Baca: Tiga Pimpinan DPRD Provinsi Jambi Ditetapkan Sebagai Tersangka, Anggota Dewan Tak Hadir Dari Pagi

Baca: 3 Pimpinan DPRD Provinsi Jambi Jadi Tersangka, KPK Tetapkan 13 Tersangka Baru Suap APBD Jambi 2018

Baca: Hal Aneh Terlihat dari Buaya yang Melihat Laut, 1 Jam Sebelum Tsunami Banten Menerjang, Tanda Kah?

Baca: Video Detik-detik Manado Dihantam Ombak Tinggi, Capai 4 Meter

"Rumah yang saya tempati waktu itu dalam keadaan kosong, tapi barang-barang ada di sana. Tapi pas saya, tengok ke sana, barang-barang hilang semua, kunci pintu belakang rusak," kata Martin.

Ternyata, sebagian barang itu terdakwa bagi-bagikan kepada orang-orang di sekitarnya. Seperti yang diakui Vitrawati.

"Waktu itu kan, rumah itu memang kosong. Saya main-main ke sana. Terus dia kasih barang-barang itu ke sana," terangnya.

Adapun barang-barang itu, seperti kulkas, kipas angin, galon, TV, hingga layar monitor. Barang-barang tersebut dibawa menggunakan angkot milik Ilham.

"Kami cuma bantu angkat barang-barang," kata Ilham.

Baca: Sama Seperti Seventeen, 5 Band ini Juga Kehilangan Banyak Personilnya dari Kejadian Tragis Lainnya

Baca: OPPO Luncurkan F9 Jade Green, Ini Keistimewaan Ponsel Rp 4,2 Juta

Sebagian barang-barang itu telah dikembalikan pada Jimi Martin. Namun, satu unit kompor gas milik Martin masih dalam pencarian.

Atas perbuatan terdakwa, Jimi Martin sempat mengalami kerugian sekitar Rp 8 juta.

Gara-gara itu, Jimmy dijerat dakwaan alternatif. Primer, pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP dan subsider Pasal 362 KUHP.

"Untuk sidang tuntutan, akan kembali digelar pada hari Selasa, tanggal 8 Januari 2019," ketua majelis hakim, Yandri Roni menutup sidang.

Penulis: Mareza
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved