Tsunami Banten dan Lampung

Tribunnews.com Buka Dompet Kemanusian Untuk Membantu Korban Tsunami Banten dan Lampung

Tribunnews.com buka dompet kemanusian untuk membantu korban tsunami Selat Sunda yang menerjang Banten dan Lampung

Tribunnews.com Buka Dompet Kemanusian Untuk Membantu Korban Tsunami Banten dan Lampung
TRIBUN LAMPUNG/PERDIANSYAH
Petugas mengevakuasi korban tsunami yang melanda Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Senin (24/12/2018). Menurut BPBD Lampung Selatan sampai dengan sore pukul 17.00 WIB 24 Desember 2018, jumlah korban meninggal akibat gelombang tsunami yang menerjang pesisir kabupaten Lampung Selatan sebanyak 77 jiwa. 

Tribunnews.com Buka Dompet Kemanusian Untuk Membantu Korban Tsunami Banten dan Lampung

TRIBUNJAMBI.COM - Tribunnews.com buka dompet kemanusian untuk membantu korban tsunami di Banten dan Lampung

Korban akibat tsunami di Selat Sunda terus bertambah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah korban akibat tsunami di Selat Sunda mencapai ribuan orang.

"Sebanyak 430 orang meninggal dunia, 1.495 luka-luka, 159 orang hilang," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (26/12/2018).

Selain korban jiwa, berdasarkan catatan BNPB sekitar 21.991 orang mengungsi akibat tsunami.

Sutopo mengungkapkan bahwa sejauh ini korban terbanyak terdapat di Pandeglang, Banten.

Baca: Kronologi dan Foto Steve Emmanuel yang Ditangkap Karena Penyelundupan Narkoba

Baca: VIDEO: Terdampar karena Tsunami di Selat Sunda, Penyu Raksasa Dilepaskan Kembali ke Laut

Baca: Selamat dari Tsunami Lampung, Wanita Hamil 6 Bulan Kisahkan Perjuangan Selamat dari Ombak 2,5 Meter

Di Pandeglang, korban tewas sebanyak 290 orang, 1.143 luka-luka, 77 orang hilang, dan 17.477 orang mengungsi," jelas Sutopo.

Seperti diketahui, tsunami menggulung kawasan Pandeglang dan Kabupaten Serang, serta Lampung dan Tanggamus, Sabtu (22/12/2018) malam lalu.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi tsunami disebabkan oleh longsor bawah laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dan gelombang tinggi akibat bulan purnama.

Foto udara suasana desa Sambolo setelah diterjang Tsunami Selat Sunda Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018). Sejumlah bangunan tampak porak poranda setelah diterjang Tsunami Selat Sunda.
Foto udara suasana desa Sambolo setelah diterjang Tsunami Selat Sunda Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018). Sejumlah bangunan tampak porak poranda setelah diterjang Tsunami Selat Sunda. (Tribunnews/Jeprima)

Dua kombinasi tersebut menyebabkan tsunami yang terjadi tiba-tiba yang menerjang pantai.

Untuk meringankan derita para korban, situs berita Tribunnews.com bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap mengajak sahabat peduli untuk memberikan donasi kepedulian bagi para korban bencana tsunami di Banten, Lampung dan sekitarnya.

Dompet kemanusian Tribunnews.com dan ACT bisa disalurkan ke BNI Syariah dengan nomor rekening 8660291018120040 atas nama aksi cepat tanggap khusus kerjasama Tribunnews.com terkait tsunami Banten dan Lampung.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tribunnews.com Buka Dompet Kemanusiaan untuk Bantu Korban Tsunami Banten dan Lampung

Editor: bandot
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved