Breaking News:

Penerimaan CPNS 2018 di Batanghari, Rifai Pastikan Tak Ada Suap

Tertangkapnya YS dalam OTT yang dilakukan Kejari Muarojambi dan Kejati Jambi, membuat peserta CPNS khawatir.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/abdullah usman
Kepala BKPSDMD Batanghari M Rifai. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Berita operasi tangkap tangan dugaan permainan dalam penerimaan CPNS Kabupaten Muarojambi, dengan terduga YS Kasubag Kepegawaian Dinas BKD Kabupaten Muarojambi mengagetkan masyarakat.

Tertangkapnya YS dalam OTT yang dilakukan Kejari Muarojambi dan Kejati Jambi, membuat masyarakat khawatir terutama peserta CPNS yang saat ini tengah berjuang, terutama bagi mereka yang telah melalui beberapa rangkaian dan tinggal beberapa tahap lagi untuk lulus.

Sementara itu Kepala BKPSDMD Batanghari M Rifai, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com Kamis (27/12) mengatakan dengan tegas, untuk Kabupaten Batanghari 100 persen seleksi murni dan jauh dari kecurangan dan suap.

"Insyaallah Batanghari betul-betul bersih clean and clear, karena proses mekanisme dilaksanakan oleh Panselnas CAT BKN baik SKD maupun SKB," ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Katanya, untuk panselda sendiri hanya bersifat memfasilitasi penyelenggaraan seleksi CPNS. Dan pengumuman dari BKN secara online melalui sscn.bkd.go.id

"Semua sudah secara online dan transparan dan jelas," ujarnya.

Dirinya juga sangat terkejut dan prihatin dengan adanya OTT tersebut. Hingga saat ini dirinya juga masih menantikan perkembangan terbaru terkait OTT tersebut untuk kepastiannya.

Baca: KPK Mulai Dalami Pelaku Lain di Jambi, Pengembangan Kasus OTT dan Gratifikasi

Baca: OTT Pegawai BKD Muarojambi-YS Minta Rp 100 Juta Jika Ingin Lulus CPNS

Baca: Penerimaan CPNS, Eni: Bodoh Kalau Ada yang Percaya Calo‎

Baca: Empat Ruang Pejabat BKD Muarojambi Digeledah, Tim Kejari Bawa Puluhan Dokumen dan Komputer

Baca: Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Balai Semurup Akan Disidang Kamis Depan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved