Terpidana Kasus Gratifikasi Sertifikat Prona di Tebo, Bayar Denda Rp 100 Juta ke Kejari

"Kita hari ini telah menerima uang denda dari keluarga Hasnadi, bernama Yovi Nando, sebesar Rp100 juta rupiah," kata Kasi Pidsus Kejari Tebo

Terpidana Kasus Gratifikasi Sertifikat Prona di Tebo, Bayar Denda Rp 100 Juta ke Kejari
tribunnews.com
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono

TRIBUN JAMBI.COM, TEBO - Tim Pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo, menerima uang denda dari keluarga mantan Kepala BPN Tebo, Hasnadi, terpidana kasus gratifikasi sertifikat prona, Rabu (26/12/2018) siang.

"Kita hari ini telah menerima uang denda dari keluarga Hasnadi, bernama Yovi Nando, sebesar Rp100 juta rupiah," kata Kasi Pidsus Kejari Tebo, Efan Apturedi.

Menurut Efan, uang denda yang diterima Kejari Tebo akan disetor ke Kas Negara melalui Bank BRI Cabang Muara Tebo dalam waktu 1X24 jam.

Baca: Eks Kepala BPN Tebo Tersangka Gratifikasi Sertifikat Prona

Baca: VIDEO: Terdampar karena Tsunami di Selat Sunda, Penyu Raksasa Dilepaskan Kembali ke Laut

Baca: BKD Muarojambi Tunggu BKN, Budi: Kemungkinan Pengumuman yang Lulus CPNS, Akhir Tahun atau Awal Tahun

"Siang ini juga akan kita setor, karena dalam 1 X24 jam wajib di setor ke kas negera," jelasnya.

Sebelumnya, terpidana Hasnadi telah di putus dan sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (incracht) berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor : 2287K/PID.SUS/2015. Hasnadi diberi hukuman 2 tahun 6 bulan dan denda sebesar 100 juta.

"Karena denda ini sudah dibayar, maka Hasnadi bebas dari hukuman kurungan selama 4 bulan," jelasnya.

Kasus yang menjerat Hasnadi terjadi pada 2010 lalu. Saat itu dilakukan pembuatan sertifikat Prona untuk masyarakat Desa Sungai Rambai, Kecamatan Tebo Ulu, Tebo.

Pembuatan sertifikat yang mestinya gratis, tak berjalan sebagaima mestinya, sebab pungutan uang kepada masyarakat yang akan dibuatkan sertifikat tanahnya.

Pungutan itu sendiri cukup bervariasi. Yakni antara dua hingga tiga juta rupiah per sertifikat. Masyarakat yang melapor ke polisi mengantongi bukti berupa kwitansi serah terima uang tersebut.(*)

Penulis: heri prihartono
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved