Banjir di Jambi

Puluhan Rumah di Tanjabtim Terendam Banjir, Empat Desa Ini yang Terparah

Sedikitnya 95 rumah penduduk, di enam desa dan Kelurahan di Kecamatan Berbak, Tanjung Jabung Timur Terendam Banjir.

Puluhan Rumah di Tanjabtim Terendam Banjir, Empat Desa Ini yang Terparah
TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI AZIS
Anggota Babinsa TNI mendatangi rumah warga yang terendam banjir 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Sedikitnya 95 rumah penduduk, di enam desa dan Kelurahan di Kecamatan Berbak, Tanjung Jabung Timur Terendam Banjir.

Tidak hanya rumah penduduk, banjir akibat luapan sungai Batang Hari itu juga merendam sejumlah rumah ibadah dan sarana pendidikan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur Jakfar, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com di ruangannya, rabu (26/12/2018) menyampaikan, 95 rumah warga yang tergenang banjir tersebut berada di Desa Telago Limo sebanyak 40 rumah, kemudian di Desa Rawasari sebanyak 35 rumah, Desa Simpang sebanyak 12 rumah, Desa Rantau Makmur sebanyak 8 rumah.

“Berdasarkan data terakhir, ada 95 rumah tergenang yang tersebar di empat desa. Kemudian sarana umum seperti sekolah ada 9 yang tergenang, sementara tempat ibadah sebanyak 4 unit,” terang Jakfar.

Baca: Diduga Alami Pelecehan, Putri Dubai Ini Melarikan Diri, 9 Bulan Kemudian Muncul dengan Video Ini

Baca: Perang Dunia III Bisa Terjadi di 5 Tempat Ini, Salah Satunya Dekat dengan Indonesia

Baca: Ramalan 2019, Mbak You Prediksi Pesawat Warna Merah Kena Musibah, Bencana di Kota-kota Ini

Dijelaskan Jakfar, meski puluhan rumah warga di Kecamatan Berbak mulai terendam, status siaga saat ini masih tahap status siaga II.

Pasalnya, tinggi muka air di Kecamatan Berbak saat ini, masih setinggi 5,13 m.

“Status saat ini masih siaga II, karena ketinggian air masih di angka 5,13 m,” ujarnya.

“Warga pun belum ada satupun yang mengungsi,” tambahnya.

Sebagai langkah awal, terkait puluhan rumah dan sarana umum yang mulai tergenang di Kecamatan Berbak.

Pihak BPBD Kabupaten Tanjabtim sejak awal telah mensiagakan relawan desa tangguh bencana di tiap desa yang ada di Kecamatan Berbak.

Sementara untuk posko penanggulangan bencana, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mendirikan posko di tiga lokasi berbeda, yakni di Desa Rawasari, Desa Simpang, dan Desa Rantau Makmur Kecamatan Berbak.

“Saat ini ketiga posko tersebut masih dalam tahap persiapan,” ucap Jakfar.

Baca: Pria Asal Malaysia yang Digosipkan Lamar Syahrini, Ternyata Pajang Foto Menikahi Wanita Lain

Baca: UPDATE-Anak Krakatau dari Jarak Amat Dekat: Pemburu Asing Dapat Foto Menakjubkan

Baca: Detik-detik Penangkapan Serda JR Pelaku Penembakan Perwira TNI, Tim Gabungan Berangkat Subuh

Disinggung soal penyebab banjir pasang, menurut Jakfar hal ini disebabkan tingginya intensitas hujan di bagian hulu Sungai Batanghari. Sehingga saat terjadi pasang, Kecamatan Berbak mendapat kiriman, sehingga air pasang meluap hingga ke permukiman warga.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, luapan atau genangan di permukiman warga itu hanya terjadi saat pasang saja,” ucapnya.

“Mudahan kedepan intisitas hujan di bagian ulu Sungai Batanghari menurun, sehingga saat terjadi pasang ketinggian air berkurang,” harapnya

Penulis: Zulkifli
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved