Diduga Alami Pelecehan, Putri Dubai Ini Melarikan Diri, 9 Bulan Kemudian Muncul dengan Video Ini

Orang-orang yang mendukungnya mengklaim dia mengalami pelecehan di rumah tangga kerajaan dari ayahnya

Diduga Alami Pelecehan, Putri Dubai Ini Melarikan Diri, 9 Bulan Kemudian Muncul dengan Video Ini
Serambi Indonesia
Putri Sheikha Latifa 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang Putri Dubai yang melarikan diri terlihat untuk pertama kalinya sejak ia dikembalikan ke kerajaan ayahnya.

Putri Sheikha Latifa (33) terakhir terlihat pada 5 Maret lalu, saat diseret ke perahu karet oleh tentara India dan Emirat ketika mencoba melarikan diri dari Dubai menggunakan kapal pesiar.

Dia dikatakan berusaha melarikan diri dari UEA ke India dengan bantuan mantan mata-mata Prancis.

Baca: Ifan Seventeen Mengemis ke Followers-nya Agar Mengirimkan Foto Dylan Sahara, Ini Alasannya

Orang-orang yang mendukungnya mengklaim dia mengalami pelecehan di rumah tangga kerajaan dari ayahnya, Perdana Menteri Dubai Sheikha Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

Dikatakan pula dia telah dipaksa untuk hidup di sel isolasi di Dubai sejak dia dipaksa kembali dari percobaan kaburnya.

Baca: Keanehan Setelah Tsunami, Penyu Raksasa Terdampar di Cilegon, 5 Orang yang Bisa Mengangkatnya

Baca: Perilaku Aneh Buaya di Banten 30 Menit Sebelum Tsunami, Warga Melihatnya Berdiri dan Lakukan Ini

Hari Senin (24/12) dia terlihat untuk pertama kalinya sejak dia ditangkap.

Dia terlihat bersama Mary Robinson, mantan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia dan mantan Presiden Irlandia.

http://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/700x0/photo/2018/12/26/1257472218.jpg
Mirror
Putri Sheikha Latifa terlihat bersama Mary Robinson

Baca: Perilaku Aneh Buaya di Banten 30 Menit Sebelum Tsunami, Warga Melihatnya Berdiri dan Lakukan Ini

UEA mengungkapkan dalam sebuah pernyataan, selama kunjungan ke Dubai, Mary Robinson diyakinkan bahwa Sheikha Latifa menerima perawatan dan dukungan yang dibutuhkannya.

UEA membantah tuduhan palsu mengenai Putri Latifa yang ditempatkan di sel isolasi dan memberikan bukti bahwa dia ada di rumah dan tinggal bersama keluarganya di Dubai.

Menurut Tiina Jauhiainen yang berada di atas kapal, ketika kapal pesiar putri mendekati pantai Goa pada bulan Maret, sekitar 15 pria bertopeng menyerbu kapal sambil mengacungkan senapan mesin.

Halaman
123
Editor: nani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved