Viral di Media Malaysia, Kodam XXI Tanjungura Bantah Satgas Pamtas RI-Malaysia Culik 5 WN Malaysia

Penerangan Kodam XII Tanjungura merilis terkait Satgas Pamtas Yonif 320/Badak Putih mengamankan 5 WN Malaysia yang melakukan tindak pidana.

Viral di Media Malaysia, Kodam XXI Tanjungura Bantah Satgas Pamtas RI-Malaysia Culik 5 WN Malaysia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Satgas Pamtas Yonif 320/BP saat di lokasi ilegal loging ? 

Viral di Media Malaysia, Kodam XXI Tanjungura Bantah Satgas Pamtas RI-Malaysia Culik 5 WN Malaysia

TRIBUNJAMBI.COM - Penerangan Kodam XII Tanjungura merilis terkait Satgas Pamtas Yonif 320/Badak Putih mengamankan 5 WN Malaysia yang melakukan tindak pidana ilegal loging di wilayah sungai Enteli kecamatan Ketungau Hulu kab Sintang pada 11 Desember 2018 lalu.

Kepala Penerangan Kodam XII Tanjungpura Kol Inf Aulia Fahmi Dalimunthe menuturkan anggota Satgas Pamtas Yang mengamankan itu saat melakukan Operasi Pengamanan Perbatasan RI – Malaysia di sektor Timur antara wilayah Kalimantan Barat - Sarawak.

"Mereka menangkap tangan 5 warga Malaysia karena telah melakukan kegiatan illegal logging di wilayah Indonesia, tepatnya di sekitar Patok G.648 yang merupakan wilayah tanggung jawab pengawasan Pos Pamtas Enteli ."ujar Aulia Fahmi pada Senin (23/12/2018)‎

Kapendam XII/Tpr menyampaikan, berdasarkan laporan dari Komandan Satgas Pamtas (Dansatgas Pamtas) RI-Mly Yonif 320/BP, Letkol Inf Imam Wicaksana bahwa penangkapan 5 warga negara Malaysia tersebut dilakukan saat mereka tertangkap tangan sedang memuat balok-balok kayu jenis tekam hasil illegal logging ke atas kendaraan.

"Ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Patroli yang dilakukan beberapa hari sebelumnya oleh personel Pos Enteli Satgas Yonif 320/BP yang menemukan sisa-sisa balok kayu, jerigen BBM dan botol aqua berisi pelumas serta tonggak kayu yang telah di tebang di wilayah Indonesia yang berada sekitar Patok G.647 – G.648,"kata Kapendam XII Tpr

Baca: Pasukan Khusus Wanita Palestina,Deretan Kemampuan Tempurnya Siap Ladeni Israel, Sayang Terhalang Ini

Baca: Mahfud MD Debat Panas Dengan Ferdinand Terkait Freeport, Inalum Jelaskan Kontrak Karya

Baca: Siapakah 9 Naga Konglomerat Indonesia? Berpihak ke Prabowo atau Jokowi, Ini Jawaban Tim Sukses

Dikatakannya lagi, selanjutnya kelima warga negara Malaysia yang ditangkap tersebut dibawa ke Pos Enteli beserta kendaraan Toyota Hilux SC Noreg QAA 1282 T.

"Juga sekitar 1 m³ balok kayu sebagai barang bukti guna diadakan pemeriksaan lebih lanjut,"kata Kol Inf Aulia Fahmi Dalimunthe‎

Kemudian Kapendam XII/Tpr, juga menjelaskan, saat dilakukan pemeriksaan kepada kelima warga Malaysia tersebut, mereka mengakui telah melakukan illegal logging di wilayah Indonesia, selanjutnya terkait terjadinya penangkapan tersebut.

Kemudian Kolakopsrem 121/Abw, pada tanggal 12/12/2018 melakukan koordinasi dengan 3 Briged TDM dan selanjutnya dilaksanakan pengecekan bersama di lapangan antara kedua Pos Pamtas dari kedua negara.

Halaman
123
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved