Bahaya Penggunaan Kalung dan Gelang Pada Bayi Apalagi Sedang Tumbuh Gigi

Setiap orang tua pasti senang mengenakan perhiasan untuk bayi perempuannya, seperti gelang atau kalung.

Bahaya Penggunaan Kalung dan Gelang Pada Bayi Apalagi Sedang Tumbuh Gigi
Istimewa
Ilustrasi bayi pakai perhiasan 

Penggunaan gelang dan kalung pada bayi terbukti membahayakan, para ibu wajib waspada ya!

TRIBUNJAMBI.COM - Setiap orang tua pasti senang mengenakan perhiasan untuk bayi perempuannya, seperti gelang atau kalung.

Tapi, kebiasaan ini perlu diperhatikan lagi, terlebih jika memiliki bayi yang sedang tumbuh gigi.

Kali ini bahaya bayi mengenakan perhiasan bukan hanya perkara bisa mengundang kejahatan, melainkan mempertaruhkan nyawa.

Baca: 4 Tempat Favorit Hantu di Dalam Rumah, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Baca: VIDEO: Detik-detik Evakuasi Bocah 5 Tahun Terjebak 11 Jam di Reruntuhan Bangunan Akibat Tsunami

Baca: Kesaksian Saat Gathering PLN, Panggung Seventeen Membelakangi Pantai

Karena, perhiasan yang dipakaikan pada anak-anak yang sedang tumbuh giginya, sangatlah berbahaya, karena bisa membuat mereka tercekik atau tersedak.

Beberapa orangtua yang sadar mode dan berpikiran untuk mendandani anak-anak mereka dengan kalung atau gelang.


ilustrasi perhiasan pada bayi
ilustrasi perhiasan pada bayi (moms and kids)

Perhiasan termasuk kalung atau gelang yang memiliki manik-manik silikon atau kayu akan mudah dikunyah oleh anak-anak.

Kabar terbaru adalah ketika seorang bayi berusia 7 bulan tersedak oleh manik-manik kayu dari gelang gigi, beruntung bayi tersebut selamat setelah dibawa ke rumah sakit.

Namun, nasib seorang bayi lain yang berusia 18 bulan ternyata tidak seberuntung itu, dia tewas karena tercekik kalung yang dipakainya saat tidur siang.

Food and Drug Administration ( FDA ) memberi peringatan kepada orangtua untuk tidak menggunakan gel atau bahan kulit untuk merangsang pertumbuhan gigi anak-anak mereka.

Baca: Asal Melaporkan, Penerima Politik Uang tak Bisa Kena Sanksi

Baca: VIDEO: Lihat Panggung Seventeen Pascatsunami Hancur Lebur, Rata dengan Tanah

Halaman
123
Editor: suci
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved