Breaking News:

Jadwal Sidang Dugaan Korupsi Dana Desa Balai Semurup Kerinci Senilai Rp 300 Juta

Humas Pengadilan Tipikor Jambi, Makaroda Hafat membenarkan penerimaan berkas yang menjerat terdakwa Elfian ini.

Shutterstock/KOMPAS.com
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pihak Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi akhirnya menerima berkas limpahan perkara tindak pidana korupsi dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh.

Humas Pengadilan Tipikor Jambi, Makaroda Hafat membenarkan penerimaan berkas yang menjerat terdakwa Elfian ini.

"Benar, sudah kami terima.

Sidang perkara ini akan dipimpin majelis hakim Yandri Roni, Erika Sari Emsah Ginting, dan Hiasinta Fransiska Manalu," kata dia, kemarin.

Untuk jadwal sidang perdananya, kata Makaroda, rencananya akan digelar Rabu (26/12/2018) ini.

Baca: Ketika Zumi Zola Pernah Diingatkan KPK Akan Ada OTT, Namun Tetap Saja Terjerat Kasus Korupsi

Baca: Ini Fakta Seputar OTT KPK Terhadap 9 Pejabat Kemenpora dan Koni, Dugaan Korupsi Dana Asian Games

Baca: 500 Ha Kawasan Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur Rusak, BKSDA Jambi Canangkan Pemulihan Ekosistem

Perlu diinformasikan, Elfian (50) selaku mantan Kepala Desa Balai Semurup, Kecamatan Air Hangat, Kerinci, diduga telah terlibat dalam tindak pidana korupsi dana desa dan anggaran dana desa (ADD) pada 2016 silam.

Akibat hal tersebut, terdapat kerugian negara sekitar Rp 300 juta. Yang ditengarai Rp 250 juta dari dana desa dan Rp 50 juta dari ADD.

Atas hal tersebut, pihak Kejari Sungai Penuh telah menerungkunya sejak tanggal 16 Oktober 2018 lalu.

Elfian dijerat dengan dakwaan alternatif. Pertama, Perbuatan terdakwa tersebut diatur dan diancam pidana dalam pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 ayat (1), (2) dan ayat (3) Undang-undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2001 Jo pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Atau kedua, perbuatan terdakwa tersebut diatur dan diancam pidana dalam pasal 3 ayat (1) Jo pasal 18 ayat (1), (2) dan ayat (3) Undang-undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2001 Jo pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Baca: Update Terbaru Tsunami Banten dan Lampung 62 Meninggal, 584 Luka-luka 20 Orang Belum DItemukan

Baca: Update Harga TBS Kelapa Sawit di Jambi Minggu Ini, Akhir Desember 2018, Harga Naik

Baca: Bantai Klub Asal Arab 4-1, Real Madrid Pecahkan Rekor Juara Piala Dunia Sepak Bola Antar Klub 2018

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved