Penerimaan CPNS 2019 Disiapkan, Prioritas Tenaga Kesehatan dan Pendidikan, Ini Keterangan BKN

Keterangan dari BKN, penerimaan CPNS 2019 akan dilakukan dengan prioritas tenaga kesehatan dan pendidikan.

Penerimaan CPNS 2019 Disiapkan, Prioritas Tenaga Kesehatan dan Pendidikan, Ini Keterangan BKN
tribunjambi/syamsul
Tes SKB CPNS Muarojambi, beberapa hari lalu 

Penerimaan CPNS 2019 Telah Disiapkan, Tenaga Kesehatan dan Pendidikan Jadi Prioritas

TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah saat ini sudah menyiapkan langkah untuk membuka penerimaan CPNS tahun 2019 mendatang.

Mengutip keterangan dari BKN, penerimaan CPNS 2019 akan dilakukan dengan prioritas tenaga kesehatan dan pendidikan. Adakah jatah untuk tenaga honorer?

Rencana 2019 penerimaan CPNS lagi disampaikan melalui keterangan tertulis dalam siaran pers dari laman resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan judul 'Siap-siap! Rekrutmen P3K akan Dimulai Tahun Depan dalam Dua Fase'.

Disinggung dalam kalimat terakhir artikel keterangan singkat rencana rekrutmen atau penerimaan CPNS 2019 meski tak detail tentang waktu hingga jumlah formasi yang dibuka. Baiknya pantau link sscn.bkn.go.id.

Baca: Beredar Kabar SIM dan Paspor akan Terblokir Bila Belum Ikut BPJS di 2019, Ini Penjelasan BPJS

Baca: Orang Ini Lihat Tumpukan Uang di Lantai Ruangan Kantor KONI, Ternyata Nilainya Rp 7,4 Miliar

Baca: Dua Perusahaan Perhutanan di Jambi Tutup karena Perambahan, APHI Paparkan Akar Masalahnya

Selain itu, pada tahun 2019 rencananya akan kembali dibuka rekrutmen CPNS yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pegawai terutama bidang Pendidikan dan Kesehatan di mana banyak pegawai yang akan memasuki usia pensiun pada tahun 2019.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Syafruddin menghadiri Konferensi Pers bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Jakarta Selatan, Rabu (19/12/2018).

Dalam konferensi tersebut, Syafruddin menjelaskan bahwa rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) akan dilakukan dengan sangat terbuka.

Hal tersebut karena diselenggarakan secara umum yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat dengan batas usia maksimal dua tahun sebelum batas usia pensiun dari jabatan yang akan dilamar.

Selain itu P3K diharapkan dapat merekrut tenaga profesional dengan tujuan meningkatkan SDM di Indonesia terutama yang memiliki usia di atas 35 Tahun yaitu batas usia rekrutmen CPNS.

Baca: Inilah Rumah Solo yang Disebut-sebut Jadi Markas BPN Prabowo-Sandi, Dekat Rumah Jokowi

Baca: Apa yang Bikin Bule Cantik Ini Mau Menikah dengan Pria Asal Magelang? Alasannya Sederhana

Baca: Skandal Cambridge Analytica - Amerika Serikat Gugat Facebook Karena Skandal Jual Beli Data

Halaman
1234
Editor: hendri dede
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved