2 Hari Usai Bebas Penjara, Ahok Langsung Jalani Wawancara Eksklusif Metro TV, Catat Jam Tayangnya

2 Hari Usai Bebas Penjara, Ahok Langsung Jalani Wawancara Eksklusif Metro TV, Catat Jam Tayangnya

2 Hari Usai Bebas Penjara, Ahok Langsung Jalani Wawancara Eksklusif Metro TV, Catat Jam Tayangnya
Instagram/@fifiletytjahajapurnama
Ahok akan Diwawancarai Eksklusif Metro TV Usai Bebas 

Sebelumnya, Djarot ungkap hal yang sama

Dilansir TribunWow.com dari Tribunnews.com, Djarot sebelumnya juga pernah menyampaikan keinginan Ahok untuk bergabung dengan PDIP, Selasa (27/11/2018).

Djarot menuturkan bahwa Ahok menilai PDIP merupakan partai yang berani berada di garis depan, ketika ada pihak yang melawan ideologi Pancasila.

Hal itu disampaiakan Dajrot saat memberikan sambutan dalam rangka konsolidasi pemenangan Pemilu 2019 di hadapan ratusan kader PDIP yang mengenakan kemeja merah dengan lambang banteng moncong putih.

"Di samping itu, dia harusnya memilih PDI Perjuangan. Karena yang berani betul di garis depan, ketika ada yang melawan Pancasila, ketika ada yang menghina seseorang warga negara, mencaci, membenci, dan sebagainya, yang berani paling depan adalah PDI Perjuangan," papar Djarot engulang pembicaraannya dengan Ahok.

Selain itu, Ahok melalui Djarot mengatakan PDIP menjadi partai yang paling semangat membela Ahok ketika terlibat kasus.

Baca Juga:

Ini Jalur-Jalur Rawan di Jambi saat Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Polda Siapkan 2.700 Personel

5 Fakta Kapal Meledak di Sungai Musi, Ada Korban Terpental dan Belum Ditemukan

Hasil Visum Keluar, Angel Lelga Yakin Tudingan Perzinahan Tak Pengaruhi Dukungannya di Jabar

Terutama kader-kader PDIP, utamanya dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Ketika dia dihajar seperti itu di Jakarta, saya juga dihajar seperti itu. Yang paling berani membela, menunjukkan sikapnya adalah kader-kader PDI Perjuangan, utamanya wakil khusus dari Daerah Istimewa Yogyakarta datang juga ke Jakarta," sambung Djarot Saiful Hidayat.

Sebelumnya, Djarot juga menyampaikan bahwa Ahok meminta pendukungnya atau Ahokers untuk tidak golput.

Melalui Djarot, Ahok meminta para pendukungnya memberikan suaranya kepada pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin.

"Saya ketemu sama Pak Ahok, dia bilang, 'Mas, tolong pendukung-pendukung kita itu, kalau bisa jangan golput. Kalau bisa pilih Pak Jokowi'," ungkap Djarot.

Namun kabar ingin masuknya Ahok ke dunia politik setelah bebas dari penjara belum mendapat konfirmasi langsung dari Ahok.

Baca Juga:

Bupati Al Haris Ajukan Penangguhan Penahanan Wakil Ketua DPRD, Ternyata Ini Sebabnya

VIDEO: 2 Anggota TNI Ditemukan Tewas Jasadnya di Dalam Got, Pengakuan Saksi Ini yang Pertama Dilihat

Mengapa Sisca Icun Sulastri Ganti Baju Transparan? Kasus Pembunuhan di Apartemen Kebagusan City

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:

IKUTI JUGA FANSPAGE TRIBUN JAMBI DI FACEBOOK:

BACA BERITA TERPOPULER KAMI DI TRIBUNJAMBI.COM:

Dandim Bolmong meninjau TKP lakalantas di jalur dua Kotamobagu, Kamis (20/12/2018). Dua jasad anggota TNI ditemukan. (tribun manado/handika dhawangi)
Dandim Bolmong meninjau TKP lakalantas di jalur dua Kotamobagu, Kamis (20/12/2018). Dua jasad anggota TNI ditemukan. (tribun manado/handika dhawangi) (tribun manado)

Dua Jasad Anggota TNI Ditemukan Terbaring di Dalam Got, Ini 6 Faktanya

Setelah Visum Keluar, Angel Lelga Baru Ngaku Alasan di Dalam Kamar Bareng Fiki Alman pada Dini Hari

Operasi Rahasia Sempat Bocor, Strategi Kucing-kucingan Benny Moerdani Tumbangkan Marinir Belanda

Penulis: ekoprasetyo
Editor: ekoprasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved