Ketangkap Bawa Sabu Senilai Rp 20 Juta, Yanto Menyesal Saat Divonis 13 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar

Di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jambi itu, Yanto hanya bisa tertunduk usai mendengarkan vonis yang dibacakan majelis hakim PN Jambi

Ketangkap Bawa Sabu Senilai Rp 20 Juta, Yanto Menyesal Saat Divonis 13 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar
TRIBUNJAMBI/MAREZA SUTAN
Yanto terdakwa narkotika divonis 13 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jambi 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jambi itu, Yanto hanya bisa tertunduk usai mendengarkan vonis yang dibacakan majelis hakim PN Jambi.

Dia hanya mengangguk dan mengaku menyesal atas tindak pidana narkotika yang telah dia lakukan.

"Saya menyesal, yang mulia," kata dia ketika ketua majelis hakim, Makaroda Hafat menanyakan tanggapannya atas vonis itu.

Dalam sidang itu, Yanto divonis penjara selama 13 tahun dan denda Rp 1 miliar dengan subsider enam bulan.

"Menghukum terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 13 tahun dan denda Rp 1 miliar. Dengan ketentuan, apabila denda tersebut tidak dibayarkan, maka akan diganti dengan kurungan penjara selama tiga bulan," Makaroda Hafat membacakan.

Baca: Setelah 20 Tahun Barulah Pria Ini Sadar 3 Anaknya Hasil Perselingkuhan Sang Istri, Begini Kisahnya

Baca: Pelaku Pecah Kaca yang Gondol Rp 400 Juta di The Hok, Minta Keringanan Hukuman Kepada Hakim

Baca: Video Viral, Camat Paal Merah Kota Jambi Marah Kepada Warga yang Ketahuan Buang Sampah Sembarangan

Vonis itu lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (JPU Kejari) Jambi, Shandra Fransiska.

Sebelumnya, JPU menuntut Yanto dengan pidana penjara selama 15 tahun dan denda Rp 1 miliar dengan subsider enam bulan kurungan.

Dia dijerat dakwaan tunggal, pasal 112 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dapat diinformasikan, Yanto tertangkap di rumahnya di kawasan Talang Jauh, Jelutung, Kota Jambi.

Dia tertangkap dengan barang bukti sabu yang dia beli dari Agus (DPO) melalui Budi (DPO) seharga Rp 20 juta.

Penulis: fitri
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved