Kursi Wakil Ketua DPRD Merangin Kosong, Begini Komentar Zaidan Ismail

"Kita sama-sama tau, pak Fauzi Yusup tengah bermasalah. Sekarang pak Isnedi juga sudah ditahan. Kalau dua kosong, gimana nantinya?" kata Zidan.

Kursi Wakil Ketua DPRD Merangin Kosong, Begini Komentar Zaidan Ismail
tribunjambi/muzakkir
Isnedi, Wakil Ketua DPRD Merangin, resmi ditahan penyidik Kejari Merangin, Selasa (18/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Selasa (18/12), Isnedi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Merangin, ditahan Kejari Bangko dalam kasus pengadaan mobil dewan 2016.

Kursi jabatan wakil ketua DPRD Kabupaten Merangin praktis kosong, setelah ditinggal Isnedi.

Ketua DPRD Kabupaten Merangin Zaidan Ismail, ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa dirinya saat ini belum mengambil sikap terkait hal itu.

Katanya, untuk posisi wakil ketua atau unsur pimpinan, bukan kewenangan dari ketua dewan ataupun anggota dewan.

"Pergantian unsur pimpinan itu tergantung partai pengusung. Kalau kita tergantung usulan dari Parpol," kata Zaidan.

Baca: Nama Calon Ketua Golkar Jambi Mencuat, Cek Endra: Jangan Terkotak-kotak Dulu

Baca: Dengar Divonis 5 Tahun Penjara, Ary Langsung Lari Temui Istri

Baca: Angka Perceraian di Muarojambi Naik, Ini Alasan yang Mendominasi Gugatan yang Diajukan

Baca: Tragis, Satu Keluarga Terjebak Dirumah saat Terjadi Kebakaran, Semua Tewas Terpanggang di Samarinda

Menurut dia, sebelumnya parpol yang mengusung Isnedi sudah pernah mengajukan pergantian Isnedi. Namun ada aturan dan tata tertib yang harus dilalui, di antaranya harus disetujui oleh dua pertiga dari jumlah anggota dewan.

Kata dia, pihaknya telah melakukan beberapa kali rapat untuk membahas pergantian Isnedi, namun tidak pernah korum.

"Pergantian itu juga harus disetujui anggota dewan lain. Kalau paripurna tidak korum, ya tidak bisa diganti," ungkapnya.

Zaidan berharap agar Partai Gerindra bisa mengusulkan kembali pergantian unsur pimpinan dewan Merangin, hal itu untuk kelangsungan kinerja dewan.

"Kita sama-sama tau, pak Fauzi Yusup juga tengah bermasalah. Sekarang pak Isnedi juga sudah ditahan. Unsur pimpinan dewan ada tiga orang. Nah kalau dua kosong, gimana nantinya," pungkasnya.

Baca: Sebelum Tenggelam, Ini Kata-kata Terakhir Korban Saat Ketemu Nenek Radja

Baca: Dapat Telpon dari Isteri, Ketua DPRD Merangin Kaget, Diberitahu Wakilnya Ditahan Jaksa

Baca: Kabar Gembira, 31 Tenaga Bidan di Muarojambi, Diangkat Jadi CPNS

Penulis: muzakkir
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved