Dapat Telpon dari Isteri, Ketua DPRD Merangin Kaget, Diberitahu Wakilnya Ditahan Jaksa

"Saya lagi di Jakarta, tadi Ayuk kau (isterinya,red) nelpon Abang, katonyo Isnedi ditahan," sebut Zaidan, Selasa (18/12/2018) siang.

Dapat Telpon dari Isteri, Ketua DPRD Merangin Kaget, Diberitahu Wakilnya Ditahan Jaksa
tribunjambi/muzakkir
Isnedi, Wakil Ketua DPRD Merangin, resmi ditahan penyidik Kejari Merangin, Selasa (18/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Ketua DPRD Kabupaten Merangin Zaidan Ismail, kaget setelah mendengar informasi ditahannya Isnedi, wakilnya di DPRD.

Dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, Zaidan mengaku baru mendengar kabar jika Isnedi ditahan oleh penyidik Kejari Merangin.

"Saya lagi di Jakarta, tadi Ayuk kau (isterinya,red) nelpon Abang, katonyo Isnedi ditahan," sebut Zaidan, Selasa (18/12/2018) siang.

Baca: Bukti Cinta Tak Memandang Harta & Tahta, Koki Asal Magelang ini Nikahi Bule Cantik Asal Inggris

Baca: Dikumpul Selama 6 Tahun, Disdukcapil Tebo Musnahkan 9570 Lembar E-KTP Rusak

Baca: Sebelum Tenggelam, Ini Kata-kata Terakhir Korban Saat Ketemu Nenek Radja

Ditahannya Isnedi, selalu rekan kerja dan juga unsur pimpinan DPRD Merangin, mengaku prihatin atas ditahannya Isnedi.

"Saya turut prihatin. Sebagai warga negara yang baik, kita patut menghormati proses hukum yang berlaku," tuturnya.

Untuk diketahui, Isnedi wakil ketua DPRD Kabupaten Merangin resmi menjadi tahanan Kejari Bangko. Saat ini dirinya dititipkan di Lapas Klas IIB Bangko.

Baca: Ketika Benny Moerdani Kembali Kenakan Baret Merah Kopassus, Para Jenderal TNI Dibuat Ketar Ketir

Baca: Tragis, Satu Keluarga Terjebak Dirumah saat Terjadi Kebakaran, Semua Tewas Terpanggang di Samarinda

Baca: Pria Muntilan Nikahi Bule Inggris, Cantik dan Seksi, Yang Senang Kaum Jomblo

Pantauan dilapangan,Isnedi dibawa ke Lapas Klas IIB Bangko sekira pukul 11.30 WIB setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan dan cek kesehatan di Kejari Merangin.

Kasi Pidsus Kejari Merangin, Johan Ciptadi mengatakan Isnedi dilakukan penahanan untuk 20 hari ke depan.

"Kita sudah menerima pelimahan tahap II dari Polisi, dan kita untuk dilakukan penahanan 20 hari ke depan. Dan secapatnya kita lakukan pelimpahan ke Tipikor Jambi," kata Johan. (*)

Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved