Seorang Napi Terorisme di Nusakambangan Meninggal Dunia, Jenazah Dibawa ke Rumah Duka
Wawan Prasetyawan, seorang Napi Terorisme di Lapas Kelas 1 Batu, Nusakambangan dikabarkan tewas atau meninggal dunia, Senin (17/12/2018)
TRIBUNJAMBI.COM - Wawan Prasetyawan, seorang Napi Terorisme di Lapas Kelas 1 Batu, Nusakambangan dikabarkan tewas atau meninggal dunia, Senin (17/12/2018) dini hari tadi.
Diberitakan jenazah akan langsung dimakamkan di kawasan Pedan, Klaten, Senin siang ini.
Camat Pedan Rahayu Sri Wahyuni saat dikonfirmasi Tribun Jateng membenarkan hal tersebut.
Jenazah langsung dibawa ke rumah duka dan sampai pukul 06.00 tadi.
Menurutnya, Wawan meninggal karena penyakit paru-paru basah yang dideritanya.
Baca: Begini Kronologis Dua Siswa SMA yang Hanyut di Sungai Kenali
Baca: Tips Mudik dengan Motor Natal dan Tahun Baru 2019 - Perhatikan Hal Penting Ini Sebelum Berkendara
Baca: Ini yang Terjadi Bila Wakil Ketua DPRD Jadi Anggota Kehormatan Klub Motor, Namanya Son of Srigati
"Wawan sesuai data kependudukan di Kecamatan Pedan belum menikah."
"Kita ikut berbela sungkawa dengan kejadian meninggalnya Wawan," paparnya.
Berdasar info yang dihimpun, Wawan ditangkap Datasemen Khusus (Densus) Antiteror 2016 silam saat naik sepeda di pinggir jalan kampung.
Wawan ditangkap sebab terlibat jaringan Bahrun Naim, teroris daftar pencarian orang yang kabur di Syuriah bergabung dengan ISIS. (Akbar Hari Mukti)
Baca: BREAKING NEWS 2 Siswa SMA Terseret Arus Sungai saat Banjir, 1 Orang Bisa Diselamatkan
Baca: Liverpool Makin Kokoh di Puncak Klasemen Liga Inggris Pekan ke 17, Man United Posisi 6
Baca: Sambut Kunjungan Presiden Jokowi di Jambi, Wali Kota Jambi Sempatkan Diskusi Pembangunan Kota Jambi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/11052018_lapas-nusakambang_20180511_192727.jpg)