Kolam Renang 'Dadakan' di Pekarangan Rumah, Jadi Hiburan Anak-anak di Berembang

Aktifitas bermain air memang sering dilakukan bersama teman lainnya setiap musim banjir.

tribunjambi/syamsul
Meluapnya Sungai Batanghari ke pekarangan rumah dijadikan tempat bermain anak-anak, layaknya kolam renang dadakan 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Luapan Sungai Batanghari yang mulai meggenangi perkarangan rumah warga yang tidak terlalu dalam, di Desa Berembang, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, jadi kolam dadakan bagi anak-anak setempat.

Dari pantauan Tribunjambi.com, anak-anak memanfaatkan air sungai yang meluap sebagai ajang untuk bermain dengan rekan-rekan seumuran layaknya kolam renang. Apalagi saat ini merupakan suasana liburan sekolah, sehingga ada kesenangan tersendiri bermain air beramai-ramai.

Baca: Liverpool vs Manchester United - Angkernya Stadion Anfield Tak Pengaruh Banyak Bagi Man United

Baca: 7 Tanda yang Menurut Sains Sebagai Geletuk Kematian, Cek Apakah Pernah Merasakannya

Seperti yang dikatakan Robi, warga setempat. Ia mengaku dengan meluapnya air Sungai Batanghari, ia merasa gembira. Sebab, luapan air sungai yang tidak terlalu tinggi atau dalam, bisa dimanfaatkan untuk bermain bersama teman-teman.

“Enak bae main aek (red-air) samo kawan-kawan. Apolagi sudah libur sekolah, jadi tiap hari main aek di sini,” sebutnya.

Aktifitas bermain air memang sering dilakukan bersama teman lainnya setiap musim banjir. Hal senada juga dikatakan Suci. Ia mengaku setiap musim banjir, ia bersama teman lainnya bisa bermain air sepuasnya.

Anak-anak bermain air di perkarangan rumah
Anak-anak bermain air di perkarangan rumah (tribunjambi/syamsul)

“Iyo senang kalo aek sudah naek kek gini. Biso rame-rame main aek. Jadi, ngumpul samo kawan-kawan di sini lah, berenang samo-samo. Dak takut, karno kan tau mano yang dalam mano yang idak,” jelasnya.

Mereka pun tidak khawatir, karena setiap anak-anak di sana berkumpul dan bermain air, selalu ada orang yang lebih tua dari mereka yang mengawasi. Seperti diungkapkan oleh Eva orangtua dari salah satu anak, meskipun ada kekhwatiran namun Ia tidak melarang anaknya bermain air.

“Khawatir tengelam tu pasti lah ado. Tapi kito tetap mantau dan kasih tau anak-anak buat dak main aek di tempat yang dalam. Di sini tempat inilah anak-anak ni main dak ad lagi tempat lain,” kata Eva.

“Kito jago anak-anak sering ngeluh gatal-gatal, tapi iyo namonyo anak-anak kito dak biso ngelarangnyo, tapi tetap lah kito ingatkan,” sambungnya.

Baca: Liverpool Vs Manchester United Pekan ke 17, Van Dijk Ungkap Alasan Mo Salah Jarang Tersenyum

Baca: Sebelum Mendengar Pengarahan Dari Jokowi, Caleg Diberikan Pembekalan Dari Tim Pemenangan

Adapun lokasi dari anak-anak yang bermain air ini adalah lapangan badminton yang berada disamping rumah. Lapangan tersebut memang berada di samping parit dari aliran sungai batanghari, sehingga memang ada bagian yang cukup dalam.

Aktifitas anak-anak ini dapat kita lihat mulai dari pagi hingga sore hari. Dan akan terlihat ramai ketika sore hari.(*)

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved