Disebut Dakwaan Jaksa Tak Tepat, JPU Kejari Jambi Tanggapi Pledoi Penasihat Hukum Apriady

Jaksa Penuntut Kejaksaan Negeri (JPU Kejari) Jambi, Teti Kurnia Ningsih menanggapi pledoi penasehat hukum Apriady.

Disebut Dakwaan Jaksa Tak Tepat, JPU Kejari Jambi Tanggapi Pledoi Penasihat Hukum Apriady
Tribunjambi/Mareza
Terdakwa perkara pencurian, Apriady, Selasa (11/12/2018).

Laporan Wartawan Tribunjambi Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jaksa Penuntut Kejaksaan Negeri (JPU Kejari) Jambi, Teti Kurnia Ningsih menanggapi pledoi yang dilayangkan tim penasihat hukum terdakwa perkara pencurian, Apriady, Selasa (11/12/2018).

Menurut Teti, dakwaan yang telah disusun JPU sudah lengkap dan sesuai dengan hukum.

"Dalam hal ini jaksa penuntut umum meminta agar majelis hakim tidak mempertimbangkan permohonan yang disampaikan terdakwa,” Teti menegaskan.

Alasannya, permohonan penasihat hukum terdakwa menyebutkan dakwaan jaksa tidak tepat di persidangan itu, tidak berlandas.

Untuk itu, jaksa meminta kepada majelis hakim agar dapat melanjutkan proses hukum terdakwa yang tersandung kasus pencurian kendaraan bermotor itu.

Sebelumnya, penasihat hukum terdakwa, Dewi menyampaikan pledoinya. Dalam pledoi itu, dia menganggap dakwaan jaksa tidak tepat. Sebab, kliennya hanya kebetulan kedapatan tengah memiliki kunci T.

Baca: KPU Batanghari Akan Laporkan 8 Pemilih Luar Negeri pada KPU Provinisi

Baca: VIDEO: Konflik Lahan PT AAS, Ratusan Warga Geruduk Kantor Bupati Sarolangun

Baca: VIDEO: Ekspresi Lucu Siswa SD Dapat Bantuan CSR dari SKK Migas-MontDOr

Selanjutnya, majelis hakim yang diketuai Makaroda Hafat akan kembali menggelar sidang pada Kamis (13/12/2018) dengan agenda pembacaan vonis.

Sebelumnya, terdakwa dituntut satu tahun dan enam bulan, atas perkara dugaan pencurian yang menjeratnya.

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved