Akibat Banjir, 1 Bulan Perekonomian Masyarakat Renah Kasah, Kerinci, Lumpuh

"Jika ditempuh dengan jalan kaki menghabiskan waktu 1 jam jalan kaki baru bisa di sambung dengan menggunakan motor," ungkapnya.

Akibat Banjir, 1 Bulan Perekonomian Masyarakat Renah Kasah, Kerinci, Lumpuh
tribunjambi/heru
Sudah satu bulan, satu-satunya jalan yang menghubungkan Desa Renah Kasah, dengan Desa Sungai Sampun, Kecamatan Kayu Aro, terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Hujan deras yang menguyur Kabupaten Kerinci beberapa bulan terakhir ini, membuat sejumlah rumah dan jalan di Kabupaten Kerinci digenangi banjir.

Kali ini banjir menerjang jalan yang menjadi akses masyarakat keluar masuk Desa Renah Kasah. Air menggenangi jalan setinggi pinggang orang dewasa.

Salah seorang warga setempat, Gusti mengatakan, banjir disebabkan hujan deras yang menguyur Kabupaten Kerinci beberapa bulan terakhir ini.

Baca: BREAKING NEWS: Terobos Banjir, Mobil Camat Temggelam, Tiga Penumpang Dikabarkan Meninggal Dunia

Baca: 3 Polisi Jadi Korban, Kapolsek Masuk Rumah Sakit Pasca Pembakaran Polsek Ciracas,Begini Kondisinya

"Banjir sudah satu bulan dengan ketinggian 1,5 meter sepanjang 1 km menggenangi badan jalan. Akibat banjir ini membuat warga tidak bisa keluar masuk Desa Renah Kasah. Bahkan kendaraan roda dua mati mesin saat melewati jalan itu," ujarnya.

Gusti menyebutkan, jalan tersebut merupakan satu-satunya yang menghubungkan Desa Renah Kasah, dengan Desa Sungai Sampun, Kecamatan Kayu Aro.

"Sudah 1 bulan ekonomi masyarakat lumpuh, petani tidak bisa membawa hasil pertanian keluar dan kebutuhan masyarakat tidak bisa terpenuhi, karena banjir yang menggenangi ruas jalan cukup tinggi," jelasnya.

"Jika ditempuh dengan jalan kaki menghabiskan waktu 1 jam jalan kaki baru bisa di sambung dengan menggunakan motor," ungkapnya.

Masyarakat minta kepada perhatian Pemerintah Kabupaten Kerinci, untuk mencari solusi mengatasi banjir ini dan mereka minta pemerintah membangun jembatan.

"Harapan kami seperti itu dan yang bisa kami lakukan adalah membuat jembatan kayu dan itu masih belum mencukupi untuk mengatasi masalah ini," cetusnya.

"Untuk sementara kami minta ada bantuan logistik dan sarana transportasi darurat, dan untuk selanjutnya kami mohon bantuan perbaikan jalan dari pihak yang berwenang," harapnya.

Baca: Viral, 5 Warga Bergelut Tangkap Ular Piton 8 Meter di Padang Pariaman, Sempat Dikira Batang Kayu

Baca: Kukri, Senjata Pamungkas Tentara Gurkha, Pilihannya Membunuh atau Dibunuh. Ini Spesifikasinya

Baca: Anjing Peliharaan Tewas Dililit Ular, Sang Pemilik Mengenangnya Sebagai Pahlawan

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci, Darifus dikonfirmasi mengatakan jalan menuju Desa Renah Kasah memang diatas rawa-rawa, jadi rawan terendam banjir.

"Jika hujan jalan tersebut akan terendam banjir dan kalau musim kemarau kembali normal," sebutnya.

Darifus menghimbau, kepada masyarakat Kabupaten Kerinci untuk waspada bencana banjir. Karena Kerinci saat ini masuk musim penghujan.

"Kita himbau kepada masyarakat untuk waspada pada saat musim hujan ini," pungkasnya.(*)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved