Siapakah Egianus Kogoya Sebenarnya? Ini Sejumlah 'Teror' di Papua yang Didalangi Egianus & Pengikut

Sekelompok KKB di Nduga dibawah komando Egianus Kogoya, melalukan aksi teror terhadap pekerja jembatan Jalan Trans Papua yang berada di Kali Yigi-Kali

Siapakah Egianus Kogoya Sebenarnya? Ini Sejumlah 'Teror' di Papua yang Didalangi Egianus & Pengikut
Kolase/Capture Film Merah Putih Memanggil
Ilustrasi KKB dan Kostrad 

Ternyata KKB pimpinan Egianus Kogoya bukan sekali melakukan aksi kejahatan di Nduga Papua, kelompok ini tercatat berkali-kali melakukan 'teror' di Papua.

TRIBUNJAMBI.COM - Sekelompok KKB di Nduga dibawah komando Egianus Kogoya, melalukan aksi teror terhadap pekerja jembatan Jalan Trans Papua yang berada di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

Setidaknya sebanyak 19 orang menjadi korban keganasan kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ini.

Siapakah sebenarnya Egianus Kogoya?

Baca: Cerita Satgas TNI Polri saat Memburu KKB Pimpinan Egianus Kogoya di Papua - Temuan Jenazah Terbaru

Baca: 5 Pekerja Kemungkinan Masih di Atas Bukit, KKB Tantang Perang Tanpa Bom dan Helikopter

Baca: Diburu Kopassus, Pembantaian di Papua Salah Sasaran, KKB Kira Pekerja adalah TNI Aktif yang Menyamar

Otak dibalik aksi kejam itu, kenapa dia masih bebas bergerilya?

Tribunjambi.com mengutip dari BBC Indonesia, pengamat Terorisme, Sidney Jones, menyebut kelompok Egianus Kogoya merupakan sempalan dari kelompok pimpinan Kelly Kwalik, komandan sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Kelly Kwalik terbunuh dalam sebuah operasi penyergapan tahun 2009.
Kelly Kwalik terbunuh dalam sebuah operasi penyergapan tahun 2009. (GETTY IMAGES)

Kelly Kwalik tewas dalam penyergapan polisi pada 2009.

Egianus dan anak buahnya, dikenal lebih militan dan mayoritas berusia muda.

Dari catatannya, Egianus pernah membuat keributan saat Pilkada serentak Juli lalu, dalam upaya mencegah pelaksanaan pemilu.

"Biasanya OPM ini terdiri dari faksi-faksi. Di Nduga, satu faksi yang berkuasa dan sempalan dari Kelly Kwalik yang dulu bergerak di Timika. Tapi orang-orang ini muda dan lebih militan," ujar Sidney Jones.

Baca: Kisah Surabaya Alami Masalah Besar Sampah, Risma Curhat Perjalanan Raih Award Internasional 2018

Baca: Fellas Cafe Tempat Nongkrong Asik di Jambi, Arsitektur Nuansa Retro Menghadirkan Live Music

Halaman
1234
Penulis: suci
Editor: suci
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved