Tingkatkan Produksi Ikan, Balitbangda Tanjabtim Teliti Prospek Pengembangan Budidaya Tambak

"Balitbangda Provinsi yang merekrut tim peneliti seperti pakar perikanan dari sejumlah perguruan Tinggi," jelas Budi.

Tingkatkan Produksi Ikan, Balitbangda Tanjabtim Teliti Prospek Pengembangan Budidaya Tambak
tribunjambi/syamsul
Balitbangda ujicoba prospek tambang ikan 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Upaya mengoptimalnya hasil produksi tambak ikan di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Pemkab melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) melakukan penelitian prospek Pengembangan Budidaya Tambak.

Budidaya tambak menjadi aspek penelitian Balitbangda Tanjabtim berdasarkan rekomendasi dari OPD teknis yakni Dinas Perikanan dan Kelautan Tanjabtim mengingat kian berkurangnya produksi perikanan tangkap oleh para nelayan.

Dan, budidaya tambak merupakan salah satu pilihan untuk memenuhi akan ikan di wilayah Kabupaten Tanjabtim.

Baca: Rp4,9 Miliar Dana Bansos di Batanghari, Terancam Silpa

Baca: 4 Masalah Bertubi-tubi yang Dialami Zumi Zola Jelang Vonis Dirinya pada Kasus Gratifikasi & Suap

Hasil penelitian tim peneliti Balitbanda mengenai prosfek pengembangan budidaya tambak tersebut dipaparkan dalam seminar hasil yang digelar Balitbangda Tanjabtim pada senin (3/12/2018).

Kabid Penelitian Pengembangan Ekonomi dan Pembangunan Balitbangda Tanjabtim Budi Armansyah, kepada Tribunjambi.com mengatakan, diketahui bersama para nelayan di Kabupaten Tanjabtim pada umumnya masih menggantungkan hidupnya pada perikanan tangkap di laut.

Dan, maksimal daya kerjanya hanya delapan bulan dalam satu tahun. Ditambah dengan kondisi geografis dilaut yang terkadang tidak stabil membuat hasil produksi perikanan menjadi tidak optimal.

Baca: VIDEO: Polda Jambi Uji Coba Tilang Elektronik Mulai Hari Ini, Begini Mekanismenya

Baca: Berjuang Lawan Leukimia, Shakira Aurum Hanya Sanggup Makan 2 Suap, Denada Sholat Harus Dekat Dia

Tambak milik warga di sekitar Danau Sipin, Sabtu (9/3/2013)
Tambak milik warga di sekitar Danau Sipin, Sabtu (9/3/2013) (TRIBUNJAMBI/SUCI RAHAYU)

"Jadi untuk menopang kemandirian petani dan nelayan kita, khususnya kelompok pembudidaya ikan di Tanjambtim, kita berupaya melakukan kajian prospek pengembangan budidaya tambak, sehingga dapat berhasil guna untuk meningkatkan kesejahtraan para nelayan," kata Budi.

Budi melanjutkan dari hasil penelitian Balitbangda ini nanti akan menjadi pertimbangan pengambilan kebijakan kepala kepala daerah untuk dilaksanakan oleh OPD teknis dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan Tanjabtim.

Mengingat Balitbangda Kabupaten Tanjabtim saat ini belum memiliki pejabat fusngsional tim peneliti sendiri, Penelitian ini diswakelolakan dengan Balitbangda Provinsi Jambi.

Sinopsis sinetron Cinta Suci Senin 3 Desember 2018
Sinopsis sinetron Cinta Suci Senin 3 Desember 2018 (Capture YouTube)

Baca: Terhitung 2018, Petugas KB Jadi Pegawai Pusat, Akan Diberikan Sarana Roda Dua

Baca: Temui Para Pendemo, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Janji Percepat Perda Tataniaga Kelapa

"Balitbangda Provinsi yang merekrut tim peneliti seperti pakar perikanan dari sejumlah perguruan Tinggi," jelas Budi.

Penelitian ini telah dilaksanakan beberapa bulan, dengan melakukan pengumpulan dan pengolaan data dari lapangan melalui pembuatan dan pengisian kuisioner oleh para nelayan. Bahkan tim peneliti jug telah melakukan study koferensi ke BPHP Jepara.

"Syukur Alhamdulillah hari ini kita melakasanakan seminar hasil. Setelah ini kita akan melihat jika ada kekurangannya akan kita tambah, guna melengkapi dari pada rekomendasi ke kepala Daerah untuk direalisasikan oleh Opd terkait," jelas Budi.(*)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved