Mengaku Keponakan Bupati Tanjab Timur, Seorang Pria Tipu Warga Lewat Program Bedah Rumah

Penipuan berkedok program bantuan bedah rumah terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Mengaku Keponakan Bupati Tanjab Timur, Seorang Pria Tipu Warga Lewat Program Bedah Rumah
Tribunjambi/Zulkifli
Kapolsek Dendang Iptu Maskat Maulana. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK -Penipuan berkedok program bantuan bedah rumah terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Seperti yang dialami warga RT 07 Kelurahan Rantau Indah, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur Lasiman dan orang tuanya. Jutaan rupiah miliknya raib dibawa oleh penipu.

Modus yang digunakan pelaku adalah mengaku keponakan Bupati Tanjab Timur mendatangi warga dengan menawarkan bantuan bedah rumah dari pemerintah.

Tepatnya dua pekan lalu Lasiman dan ayahnya kedatangan seorang pria mengaku keponakan Bupati Tanjung Jabung Timur H. Romi Hariyanto, pria tersebut mengaku bisa mengupayakan bantuan sejumlah perlengkapan bahan bedah rumah dan uang tunai dari pemerintah.

Baca: Tebo Kembali Kebanjiran, Air Naik Setinggi 50 Cm

Namun syaratnya korban harus menyerahkan dana administrasi terlebih dahulu dengan alasan membuat surat resmi di kecamatan dengan tujuan agar proses bantuan tersebut berjalan lancar. Lasiman dan ayahnya akhirnya tergiur dan menyerahkan uang sebesar Rp 3 juta rupiah kepada pelaku.

"Dia modusnya gini, dia datang dan bilang bapak ini ada bantuan dari Kabupaten tapi diam-diam yang lain jangan ada yang tahu. Kami hanya disuruh membuat surat resmi itu buatnya di kecamatan dengan biaya dua juta tujuh ratus dan biaya pemasangan lampu 300 ribu. Jadi saya dan bapak saya ngasih semuanya 3 Juta rupiah," ungkap Lasiman, kepada Tribunjambi.com, pada Minggu (2/12).

Baca: Pencuri Perhiasan yang Sebabkan Nenek Hasnah Meninggal Ditangkap, Ternyata Masih Satu Desa

Lanjut Lasiman, ia diiming-imingi oleh pelaku dengan bantuan dari pemerintah berupa tedmon dua buah, seng 40 kodi, dapat kayu broti 40 batang, Kayu Tongkat 40 batang serta uang tunai senilai Rp 8,7 Juta.

"Ciri-ciri orangnya tu tinggi sekitar 167 Cm, agak kurusan, kukunya panjang, pake jaket, serta pake Kacamata, dia mengaku masih familinya pak Romi," beber Lasiman.

Baca: 5 Kecamatan Siaga Banjir, Masyarakat Tanjab Barat Diimbau Waspadai Banjir Bandang

Sementara itu Kapolsek Dendang Iptu Maskat Maulana membenarkan adanya penipuan berkedok bedah rumah tersebut. Kini Pihaknya tengah mendalami modus penipuan tersebut.

Kapolsek menghimbau kepada masyarakat ke depan jika ada warga mendapatkan tawaran seperti modus penipuan berkedok bedah rumah dari orang yang belum dikena, sebaiknya langsung klarifikasi kepada kepala desa atau kelurahan dan kecamatan atau melaporkannya ke pihak kepolisian terdekat.

"Kita mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya kepada orang baru menawarkan hal seperti ini. Jika ada segera lapor ke Pihak Desa dan kelurahan atau Kepolisian agar tidak ada korban lagi," imbaunya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved