VIDEO: Bupati Muarojambi Hadiri Acara HUT Guru Nasional dan HUT PGRI ke-73
Bupati Muarojambi, Masnah Busro menghadiri acara peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-73
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Bupati Muarojambi, Masnah Busro menghadiri acara peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-73 Tingkat Kabupaten Muarojambi, Rabu (28/11). Acara ini dilaksanakan di lapangan Bukit Cinto Kenang, Sengeti di Perkantoran Kabupaten Muarojambi.
Acara ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu mars PGRI. Dalam kesempatan ini dihadiri oleh ribuan guru dari tingkat SD/MI, SMP/ Mts, SMA/SMK/MA di lingkup Kabupaten Muarojambi.
Tema dalam pelaksaan Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI kali ini mengangkat tema "mewujudkan guru sebagai penggerak perubahan menuju Indonesia cerdas berkarakter dalam revolusi industri 4.0".
Dalam kesempatan ini, Ketua PGRI Kabupaten Muarojambi, Ismiyanto menyampaikan bahwa dengan peringatan ini, diharapkan mampu meningkatakan profesionalisme guru menuju pendidikan abad 21. Selain itu, Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyelengarakan acara ini.
"Selain itu, saya mengucapkan terima kasih kepada Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muarojambi yang telah memberikan arahan kepada seluruh Guru. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada bupati yang telah memakai baju kebesaran guru yaitu baju kopri," ucapnya.
Bupati Muarojambi mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh guru khususnya guru di Kabupaten Muarojambi.
"Saya tidak mungkin bisa berdiri di sini dan menjadi seorang Bupati tanpa adanya peran dari guru-guru semuanya. Saya mengucapkan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya, kepada seluruh guru yang ada di Kabupaten Muarojambi," ujarnya.
"Apalagi di sini masih ada guru-guru saya waktu saya sekolah. Saya sering terharu kalo ketemu guru-guru saya dulu, mereka tetap panggil saya dengan sebutan 'nak' biarpun saya sudah jadi bupati. Itu yang buat saya terharu," sambungnya.