Dituding Pangkas Dana BOS, Begini Penjelasan Kemenang Muarojambi

Terlambatnya penyaluran dana BOS ke sekolah di Muarojambi dikaitkan dengan isu pemotongan dana BOS oleh Kemenang.

Dituding Pangkas Dana BOS, Begini Penjelasan Kemenang Muarojambi
Tribunjambi/Samsul Bahri
Kepala Kemenag Kabupaten Muarojambi, M Ikbal. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Isu pemangkasan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh Kemenag Kabupaten Muarojambi, dikait-kaitkan dengan penyaluran dana BOS ke sekolah di Kabupaten Muarojambi yang terhambat, bahkan kurang.

“Kalo untuk pemotongan itu tidak ada, insyaAllah dak barokah juga kalo kami motong dana BOS, apalagi diisukan pemotongan 50 persen. Pemotongan itu tidak ada, tetapi kalo kekurangan itu ada,” kata Kepala Kemenag Kabupaten Muarojambi, M Ikbal, Kamis (29/11).

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa kekurangan dana BOS tersebut hampir Rp 1 miliar. Informasi kekurangan dana BOS ini kata Ikbal sudah diinformasikan dan sudah diketahui oleh pihak sekolah.

Baca: Ratu Munawaroh Tak Kuasa Menahan Tangis di Pemakaman Zulkifli Nurdin

Baca: Ini Kebiasaan Makan Zumi Zola yang Punya Penyakit Diabetes yang Berbahaya Sama Seperti Sang Ayah

Menurutnya kekurangan ini disebabkan karena penerimaan siswa madrasah pada bulan-bulan lalu cukup tinggi sehingga menimbulkan kekurangan.

“Kekurangan itu misalnya jatah untuk tahun ini 10 ribu siswa, dengan adanya penerimaan murid baru ini kan perkiraannya 11 ribu murid ternyata 12 ribu, jadi kan ini kurang,” terangnya.

Saat ditanya apakah ada dampak dari kekurangan dana BOS tersebut, Ikbal mengatakan bahwa tidak terlalu berpengaruh banyak. Namun memang untuk guru honorer itu tertunda.

“Kalo yang honorer itu memang tertunda tetapi akan dibayarkan. Kita sudah sampaikan masalah ini ke pusat, targetnya dalam bulan 11 atau 12 ini sudah cair. Tapi kita tetap menunggu itu semua dari pusat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kekurangan dana BOS ini dialami untuk MI dan MTs, sedangkan untuk MAN dikatakan Ikbal cukup.

Baca: Pengumuman Hasil SKD CPNS Kemenkumham Keluar Hari Ini, Buka Link Berikut Ini

Ikbal juga mengklaim bahwa persoalan tersebut tidak hanya dialami oleh Kabupaten Muarojambi, melainkan lingkup Provinsi Jambi.

“Semester satu itu tidak ada kekurangan, semester dua ini kan bulan Juli ada penerimaan siswa, ternyata siswa kita bertambah. Itu bukan kita saja, hampir satu Provinsi Jambi rata-rata seperti itu. Sudah kita ajukan dan kita hanya menunggu saja,” pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved