Breaking News:

Pilot ini Tertidur Saat Terbangkan Pesawat dan Lari dari Tujuan Sejauh 50 Km

Pilot ini Tertidur Saat Terbangkan Pesawat dan Lari dari Tujuan Sejauh 50 Km

Intisari
Pilot tertidur hingga terlewat dari tujuan 

Pilot ini Tertidur Saat Terbangkan Pesawat dan Lari dari Tujuan Sejauh 50 Km

TRIBUNJAMBI.COM - Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) melakukan investigasi kasus pesawat kargo yang melewati bandara tujuan sejauh 46 kilometer gara-gara pilot dilaporkan tertidur.

Pesawat kargo milik Vortex Air terbang dari Kota Devonport di Tasmania menuju King Island tersebut terjadi pada 8 November lalu.

"Selama penerbangan, pilot sempat tertidur, sehingga pesawat tersebut melewati King Island sejauh 46 kilometer," kata ATSB.

Pilot pesawat jenist Piper PA-31 merupakan satu-satunya orang di dalam pesawat.

Sehingga ketika pesawat tersebut melewati bandara tujuan sekitar Pukul 07.15 pagi tidak ada yang mengingatkan dia.

Baca: Jadwal Pertandingan Liga Champions Matchday Kelima Siaran Langsung RCTI Ada Juventus Vs Valencia

Baca: 7 Pemain Ini Jadi Incaran Tim-tim Asal Thailand, Ada Riko Simanjuntak dan Zulfiandi

Baca: Gara-gara Kasus Baiq Nuril, Hotman Paris Ngaku Pusing dengan Jawaban Kajari Mataram

Konsultan penerbangan dari Strategic Aviation Solutions Neil Hansford menjelaskan, dipastikan saat itu pesawat tersebut menggunakan fasilitas autopilot.

Dalam kondisi demikian, katanya, jika pilot tertidur maka pesawat tersebut akan terus terbang sampai kehabisan bahan bakar.

"Dalam beberapa kasus tangki bahan bakar harus dialihkan, jadi begitu mengalami kekurangan bahan bakar pesawatnya akan jatuh," jelas Hansford.

Dia memperkirakan pesawat ini membawa persediaan bahan bakar untuk kembali ke Devonport atau ke tempat lainnya.

Baca: Kejari dan Polisi Saling Bantah, Kasus UYHD DPRD Merangin yang Libatkan Wakil DPRD Sebagai Tersangka

Baca: Cashback 50 Persen di Promo Gopay Payday, Mulai dari Starbucks, McDonalds , CFC Mulai Hari Ini!

Ilustrasi pilot tertidur
Ilustrasi pilot tertidur
Halaman
12
Editor: Andreas Eko Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved