Kamu Pengguna Ponsel Merek Samsung, Xiaomi dan iPhone? ini Cara Bedakan Charge Asli dan Palsunya
Pengguna Ponsel Merek Samsung, Xiaomi dan iPhone? ini Cara Bedakan Charge Asli dan Palsunya
Pengguna Ponsel Merek Samsung, Xiaomi dan iPhone? ini Cara Bedakan Charge Asli dan Palsunya
TRIBUNJAMBI.COM - Satu-satunya cara yang bisa kita lakukan jika charger smartphone rusak adalah dengan membeli yang baru.
Untuk mendapatkan barang yang asli atau ori, tentu saja kita harus membeli di toko resminya.
Namun, sayang tak sedikit orang yang lebih memilih membeli yang palsu atau KW-nya lantaran menganggap membeli charger yang asli harganya lebih mahal.
Padahal, ada bahaya yang harus dihadapi smartphone kamu jika membeli charger palsu atau KW.
Bahaya tersebut di antaranya adalah bisa membuat smartphone rusak karena daya pada charger KW tak sesuai dengan aslinya, bahkan bisa mengakibatkan ponselmu meledak.
Lalu, bagaimana cara membedakan charger yang asli dan palsu untuk setiap merek smartphone?
Berikut ini ulasannya.
1. Samsung
Pembeda utama charger asli dan KW untuk ponsel Samsung adalah tulisan yang tercetak pada charger.
Jika tulisannya adalah 'A+' dan 'Made in China', bisa dipastikan jika charger tersebut adalah palsu.
Baca: Mirip dengan iPhone, Vivo V11 Rilis di Indonesia dengan Spesifikasi dan Harga Segini. .
Baca: Cara 11 Tahanan Kabur, Terjadi saat Seorang Polisi Masuk Sel Seorang Diri Lalu Disekap
2. iPhone
Versi palsu dari pengisi daya Apple iPhone banyak tersedia di pasaran.
Sangat sulit untuk membedakan antara charger palsu dan asli iPhone.
Charger asli iPhone tertulis 'Made in California'.
Selain itu, warna logo charger ori iPhone lebih gelap.
Kamu bisa menyimpulkan sendiri kan, jika charger iPhone kmau tak memiliki ciri-ciri di atas?
Baca: Sempat Ditunda, Tiga Saksi Perkara Pipanisasi Ini Akhirnya Berikan Keterangan
Baca: Pengguna Smartphone Mesti Tahu! Inilah 10 Fitur Pada Ponsel Pintar yang Akan Segera Punah
3. Xiaomi
Untuk mengetahui keorisinilan charger Xiaomi, kamu bisa mengukur panjang kabelnya.
Jika panjangnya kurang dari 120cm dan adaptornya besar, maka kemungkinan charger itu palsu.
4. OnePlus
Sangat mudah untuk mengetahui charger palsu OnePlus.
Saat kamu mencolokkan Dash Charger asli, simbol pengisian berubah menjadi flash, bukan simbol pengisian baterai biasa.
Jika hal tersebut tidak terjadi maka charger OnePlus milikmu itu palsu.
Baca: Kuliner Jambi, Bakso Super Solo, Kuahnya yang Sedap Paling Enak Disantap Ketika Musim Hujan
Baca: Cara Perawatan Kulit dengan Bahan Alami, Mulai Komedo hingga Flek Hitam
5. Huawei
Untuk mengidentifikasi apakah pengisi daya ponsel Huawei kamu asli atau tidak, cukup cocokkan informasi barcode pada pengisi daya dengan informasi tercetak pada adaptor.
Jika cocok maka asli namun jika tidak maka itu palsu.
6. Google Pixel
Google selalu menyediakan charger dengan sistem fast charging untuk smartphone Pixel-nya.
Namun, jika kamu membutuhkan waktu yang lama untuk mengisi daya Google Pixel-mu, bisa jadi charger milikmu itu palsu.
Nah, sebelum membeli charger, ada baiknya kamu membaca ulasan ini terlebih dahulu biar bisa bedakan mana yang ori dan mana yang KW.(Anggerhana Denni Rahmawati)
Baca: Rahasia Dibalik Pil KB, Alat Kontrasepsi yang Disebut Paling Manjur
Baca: Masih Ingat HP Berlapis Emas Merek Vertu? Sempat Bangkrut, Namun Kini Bakal Dirilis Lagi
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/17092018_charger_20180917_191535.jpg)