Cuaca Tidak Menentu, Tidak Ganggu Aktivitas Nelayan Di Kecamatan Kuala Jambi, Tanjab Timur

Hanya sebagian kecil saja, nelayan yang tidak melaut, seperti nelayan yang memiliki pekerjaan sampingan, contohnya berkebun.

Cuaca Tidak Menentu, Tidak Ganggu Aktivitas Nelayan Di Kecamatan Kuala Jambi, Tanjab Timur
tribunjambi/zulkifli
Cuaca tidak menentu tidak berpengaruh kepada nelayan di Kuala Jambi, Tanjab Timur. Hasil tangkapan di Kuala Jambi, yang didapat dari nelayan habis melaut 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Mendekati penghujung tahun 2018, cuaca di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) masih tidak menentu. Biasanya, saat memasuki November, cuaca ekstrim sering terjadi, seperti hujan yang disertai angin kencang yang membuat nelayan terpaksa gantung jaring.

Namun tahun ini tidak sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Cuaca ekstream terjadi akhir-akhir ini belum begitu berdampak terhadap aktivitas nelayan. Kebanyakan nelayan melihat dulu, apakah cuaca aman atau tidak untuk beraktivitas.

Baca: Niat Ingin Beli Laptop Bekas, Diperjalanan Korban Tewas Ditabrak Mobil

Baca: Nelayan Tanjung Jabung Diimbau Tetap di Zona Aman

Seperti di Kecamatan Kuala Jambi, aktifitas nelayan masih normal, walaupun kadang-kadang angin masih menghembus dari laut. Saat ini juga, kondisi gelombang juga tidak terlalu besar dan masih memungkinkan nelayan untuk melaut.

Hanya sebagian kecil saja, nelayan yang tidak melaut, seperti nelayan yang memiliki pekerjaan sampingan, contohnya berkebun.

Jul, satu diantara nelayan di Kecamatan Kuala Jambi mengaku, tahun ini beda dengan tahun lalu. Sebab, biasanya pada November ini nelayan sulit untuk pergi melaut, ditambah lagi jika ombak besar.

Nelayan di Jambi
Nelayan di Jambi (TRIBUNJAMBI/MAREZA SUTAN AJ)

"Tapi di bulan 11 tahun ini dak seperti tahun kemarin. Karena saat ini cuaca tidak menentu," katanya kepada Tribunjambi.com Minggu (25/11/2018).

Dengan kondisi itu, untuk penghasilan nelayan saat ini masih normal, tidak ada kerugian yang terjadi.

"Alhamdulillah kalau sekarang ada lah hasilnya untuk kebutuhan sehari-hari, cukup lah kira-kira," sebutnya.

Hal senada juga diungkapkan Uuk, ia juga mengakui hal tersebut. Walaupun beberapa hari yang lalu kondisi angin kencang, tapi gelombang tidak besar, sama sepeti biasanya.

Baca: Miras Diamankan di Kuala Jambi, Jumlahnya Lebih dari 8000 Botol

Baca: Ternyata Mortil yang Ditemukan Nelayan di Kuala Jambi, Masih Aktif dan Berdaya Ledak Tinggi

"Memang beda tahun ini dengan tahun kemarin. Kemarin bulan 11 ini saja gelombang sudah besar. Ini tidak, biasa-biasa saja," ungkapnya.

Namun diakuinya juga, jika sebelum pergi melaut langit tampak mendung hitam, dia tidak pergi. Namun kalau sudah di laut, mau tidak mau dia harus lanjut.

"Kalau masih di rumah, angin mau ribut untuk apa pergi, mending di rumah tarik selimut," ucapnya sambil tertawa.(*)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved