20 Tahun Berjualan Gado-gado di Pasar Sengeti, Impian Yanti Saat ini Naik Haji

Sosok perempuan yang berumur namun secara fisik tidak nampak begitu tua. Tanggannya masih saja tampak cekatan

20 Tahun Berjualan Gado-gado di Pasar Sengeti, Impian Yanti Saat ini Naik Haji
tribunjambi/samsul bahri
Yanti, perempuan berusia 64 tahun ini, sudah hampir 20 tahun lebih bergelut dengan bumbu kacang dan cobek miliknya. Di Pasar Sengeti, Kabupaten Muarojambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Sosok perempuan yang berumur namun secara fisik tidak nampak begitu tua. Tangannya masih saja tampak cekatan dalam menggiling bumbu kacang serta merebus dan menyajikan sayur mayur sebagai pelengkap dalam hidangan di sebuah piring.

Itu lah Yanti, perempuan berusia 64 tahun ini, sudah hampir 20 tahun lebih bergelut dengan bumbu kacang dan cobek miliknya. Di Pasar Sengeti, Kabupaten Muarojambi menjadi tempat untuk Ia mengadu nasib selama 20 tahun. Mengadu untuk mencari pundi-pundi rupiah demi menghidupi sehari-hari dengan menyekolahkan anaknya.

Baca: Yuk Cicipi Es Dawet Mang Itong, Segernya Langsung Nyes di Tenggorokan

Suami yang bekerja sebagai tukang ojek dirasa kurang untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Menjadi penjual gado-gado adalah pilihan baginya, selain tidak begitu sulit, baginya bercengkrama dengan pembeli membuatnya cukup bahagia di tengah kesulitan hidup yang Ia alami.

Itulah cerita Yati 20 tahun silam, Ia mulai mendatangi pasar untuk bersiap-siap jualan sehabis shalat subuh diantar oleh sang suami. Ia beramanat, sesibuk apapun dalam bekerja, maka jangan pernah meninggalkan tiang agama.

Baca: VIDEO: Misteri Orang Pendek, Makhluk Gaib Berkaki Terbalik yang Hidup di Gunung Tujuh Jambi

Di pasar ternyata Ia tidak hanya seorang diri berjualan gado-gado, ada sekitar empat pedagang lainnya yang juga menjual gado-gado. Jadi saingan? Ternyata tidak, bahkan baginya mereka yang berjualan dianggap sebagai anak-anaknya yang saat ini tengah mengadu nasib sama seperti Ia dulu.

“Namanya rezeki itu dari tuhan. Yang nak beli dengan siapa itu terserah, mak lah anggap anak semua. Kalo dulu iyo dewean jualan, sekarang udah rame jadi ada kawan yang jualan,” ujar Yati yang sering disapa emak kepada tribunjambi.com

Baca: Operasi Senyap Kopassus dan Kostrad Bebaskan Sandera di Papua, Ini Detik-detik Menegangkan

Ia menceritakan bahwa dulu, Ia berjualan seorang diri, untuk penghasilan tentu berbeda dengan saat ini. Ia juga menceritakan bahwa dengan tekadnya tersebut, Ia mampu menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi. Meskipun memang tidak semuanya, namun Ia bangga semua anaknya bisa merasakan dunia pendidikan yang belum pernah Ia cicip sebelumnya.

“Anak mak ada empat, alhamdulillah tiga lulus SMA satu lulus kuliah. Dari hasil jualan mak selama ini lah, kalo hasil ngojek bapak untuk makan sehari-hari. Berapo pun yang mak dapat itu mak tabung, jadilah dikit-dikit kito tabungkan,” ceritanya.

Baca: Polwan Ahli Forensik Pertama di Asia. Hastry: Bukan Cuma Periksa Orang Mati, tapi Juga Korban Hidup

Saat ini, hanya satu impian yang ingin dicapainya. Mungkin bagi kaum kaya itu tidak cukup sulit, namun baginya sekaya apapun orang jika tidak memiliki niat, sama dengan tidak. Berangkat ketanah suci makkah adalah impian yang ingin Ia capai di usia senja saat ini.

“Kalo tuhan mengizinkan, ada umur panjang, inshaallah ke makkah. Haji ataupun umroh, yang penting ke mekkah, itu lah impian emak sekarang. Anak udah nikah, udah besak semua,” ungkapnya.

Baca: Jamal Khashoggi Dibunuh Secara Keji, Curhat Sedih Dua Putrinya, Jiwanya Tetap Bersama Kami

Saat ini, hasil yang Ia dapat dari berdagang gado-gado Ia kumpulkan untuk memenuhi tabungan yang sudah ia persiapkan untuk ke makkah. Ia berpesan kepada kaum muda saat ini untuk giat bekerja dan jangan hanya mengandalkan orangtua.

"Contoh lah kmi ni, jangan malas untuk kerja. Kalo dak ada kerjaan coba bedagang. Jangan nak mintak duit dengan orang tuo terus. Mencari yang halal, yang penting niat ada, yang penting semangat, ado bae rezeki di kasih tuhan," pesannya.

Penulis: samsul
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved