Status Enam Kelurahan di Tanjabtim Bakal Jadi Desa. Pemkab Gelar Rakor Pertegas Batas Wilayah

Tiga Kelurahan yang dimaksud diantaranya, Kelurahan Tanjung Solok dan Kelurahan Kampung laut di Kecamatan Kuala Jambi.

Status Enam Kelurahan di Tanjabtim Bakal Jadi Desa. Pemkab Gelar Rakor Pertegas Batas Wilayah
tribunjambi/zulkifli
Rakor membahas batas wilayah kelurahan yang bakal menjadi desa di Tanjab Timur 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Sebagai langkah untuk merealisasikan perubahan status enam kelurahan menjadi desa di Kabupaten Tanjabtim, Pemkab Tanjabtim Kamis (22/11/2018) menggelar Rakor dengan pihak Kecamatan, kelurahan, dan desa terkait, serta Konsultan dan BPN Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Rakor dipimpin langsung oleh Kabag Pemerintah Desa, Setda Kabupaten Tanjabtim Hendri Sy S dan dihadiri oleh Sekda Kabupaten Tanjabtim M Safril.

Rakor kali ini membahas tentang ekspos hasil pekerjaan konsultan terkait pemetaan batas tiga kelurahan dari enam kelurahan yang bakal dirubah statusnya menjadi desa.

Baca: Perubahan Status 6 Kelurahan Masih Menunggu Penegasan Batas Wilayah

Baca: Melihatnya Saja Pasukan SAS Merinding, Begini Seramnya Latihan Militer Ala Kopassus yang Keras

Tiga Kelurahan yang dimaksud diantaranya, Kelurahan Tanjung Solok dan Kelurahan Kampung laut di Kecamatan Kuala Jambi. Serta Kelurahan Bandar Jaya di Kecamatan Rantau Rasau.

Kabag Pemerintahan Desa Tanjabtim, Hendry Sy kepada Tribunjambi.com mengatakan, pertemuan itu membahas tentang ekspos pihak konsultan yang mengerjakan pemetaan batas wilayah kelurahan yang mau dirubah statusnya menjadi desa.

"Alhamdulillah sudah selesai. Tidak ada permasalahan yang terlalu menghambat proses pekerjaan. Cuma ada beberapa yang perlu disepekati terkait penetapan batas dan itu yang akan ditindaklanjuti lagi untuk rapat akhir hari ini. Dan, ada rapat lagi yang terakhir lagi nanti rapat penentuan menjadi acuan kita pembuatan SK Bupati untuk Perbup," jelas Hendri.

Baca: LPKNI Mendapat 193 Laporan Terkait Perampasan Hak Konsumen

Baca: Kelebihan Beban, Pik up Masuk Jurang di Batang Asai. Berikut Foto-foto Evakuasi Mobil oleh Warga

Hendri menambahkan, jika tiga kelurahan ini kelar, maka tahun depan akan kembali dilanjutkan tiga kelurahan lagi yang akan ditetapka dan dipertegas batas wilayahnya untuk menyusun Ranperda yang terdahulu.

"Mudah-mudahan bisa diproses perubahan statusnya," sebut Hendri.

"Mohon dukungan dari masyarakat jugalah kan untuk melacakan batas ini kita sama-sama mengikuti aturan dan praturan yang telah ada," kata Hendri, menambahkan.

Baca: Kisah Heroik Pratu Suparlan, Legenda Kopassus yang Seorang Diri Tewaskan Ratusan Fretelin

Baca: Doa dan Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Tuntunan Rasullullah, Wajib Dilakukan Usai Hubungan Suami Istri

Sementara itu, Safril, Sekda Kabupaten Tanjung jabung Timur, saat diwawancarai Tribunjambi.com, usai menjelaskan bahwa saat pembentukan desa dan kelurahan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur tidak dibarengi dengan penetapan dan penegasan tapal batas yang jelas.

"Kalau kita tidak mulai dari sekarang kapan lagi. Ini adalah salah satu kegiatan untuk memperjelas tapal batas kelurahan, sementara ini sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, tahun ini kita laksanakan tiga kelurahan dulu sebagai syarat perubahan status kelurahan tersebut menjadi desa sesuai tuntutan undang-undang," jelas Sapril.(*)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved