Polisi Panggil Grace Natalie Terkait Penistaan Agama, Tsamara Amany: Itu Lonceng Kematian

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menyambangi Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2018).

Polisi Panggil Grace Natalie Terkait Penistaan Agama, Tsamara Amany: Itu Lonceng Kematian
TRIBUNNEWS.COM/LENDI RAMADHAN
Ketua Dewan Pimpinan Pusan Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI), Isyana Bagoes Oka, Ketua Umum PSI, Grace Natalie dan beberapa anggota PSI, lakukan aksi damai dengan mendorong kereta bayi di Bundaran Patung Kuda, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (13/11/2015). 

Tsamara Amany mengatakan Grace Natalie tak gentar menghadapi proses hukum soal laporan dugaan penistaan agama.

"Ia hadapi seluruh prosesnya. Tak gentar. Tak mundur selangkah pun," tulis Tsamara Amany.

Tsamara Amany lantas menegaskan Grace Natalie tak sendirian.

Ia mengatakan dirinya dan seluruh masyarakat Indonesia menolak adanya diskriminasi mendukung Grace Natalie.

"Tapi sis @grace_nat tak sendiri. Aku, kamu, kita semua yang menolak diskriminasi ada bersamanya. #GraceAdalahKami," tulis Tsamara Amany.

Menurut Tsamara Amany suatu sikap politik individu tak seharusnya dikriminalisasi.

Tsamara Amany mengatakan kriminalisasi merupakan pertanda matinya demokrasi di Indonesia.

"Sebuah sikap politik tak boleh dikriminalisasi. Itu lonceng kematian bagi demokrasi Indonesia!" tulis Tsamara Amany.

Sekjen PSI Nilai Pelaporan Grace Natalie Tak Masuk Akal

Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menilai laporan terhadap Ketua Umum PSI Grace Natalie ke Badan Reserse Kriminal Polri tidak masuk akal.

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved