Kebakaran Pasar Baru, Lidia: Segera Selesaikan Agar Korban Bisa Tenang

Puluhan korban kebakaran Pasar Baru Sungai Penuh, kembali mendatangi Kantor BPBD Kota Sungai Penuh.

Kebakaran Pasar Baru, Lidia: Segera Selesaikan Agar Korban Bisa Tenang
Muhamad Syahri Romdhon/kompas Tv
Ilustrasi kebakaran 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Puluhan korban kebakaran Pasar Baru Sungai Penuh, yang terjadi pada Januari 2018 lalu, kembali mendatangi Kantor BPBD Kota Sungai Penuh, Kamis (22/11). Mereka datang untuk mempertanyakan janji bantuan yang hingga saat ini belum terealisasi.

Pantauan Tribunjambi.com, para korban kebakaran datang ke BPBD sekitar pukul 12.00 WIB. Kedatangan mereka disambut Kepala BPBD serta stafnya dan langsung mengelar pertemuan di ruangan kerja kepala BPBD. Hadir juga camat Sungai Penuh dan juga Kades Pasar Baru dalam pertemuan tersebut.

Selain mempertanyakan belum direalisasikannya bantuan, para korban juga mempertanyakan data para penerima bantuan. Sebab menurut para korban masih banyak warga yang menjadi korban tidak terdaftar sebagai penerima bantuan musibah itu.

“Kita ingin tahu data yang sebenarnya, karena sejauh ini tidak ada transparan,” kata Tomi perwakilan korban.

Baca: Demo di Merangin, PMII Minta Kapolres Merangin Mundur Jika Tak Bisa Selesaikan PETI

Ia mengatakan, berdasarkan pendataan yang dilakukan para korban, ada beberapa orang yang menjadi korban tidak masuk dalam penerima bantuan. Sementara beberapa orang lainnya yang justru tidak terkena musibah terdata sebagai penerima bantuan.

“Sebagian masuk sebagian tidak, padahal mereka juga menjadi korban. Itulah yang ingin kita pertanyakan terkait transparan pendataan yang dilakukan,” sesalnya.

Para korban berharap agar bantun yang telah lama mereka tunggu-tunggu segera direalisasikan. Sebab mereka sangat berharap dengan bantuan itu, walaupun besarnya jauh dari kerugian yang mereka alami.

“Segeralah diselesaikan, biar kami para korban bisa lebih tenang. Ini sudah lama sudah 10 bulan sejak kejadian,” tambah Lidia korban lainnya.

Kepala BPBD Kota Sungai Penuh, Abrardani dikonfirmasi mengatakan, bahwa dana untuk bantuan para korban kebakaran sudah dianggarkan di APBD Perubahan melalui dana bantuan sosial terencana. Dan saat ini tim sedang verifikasi data, mereka tidak ingin data yang sampai tidak terverfikasi.

“Kalau data awal ada 103 KK yang menjadi korban, terbakar habis 65 KK, rusak berat 5 KK dan rusak ringan 33 KK. Besar daya yang dinggarkan Rp 916 juta,” ungkapnya.

Baca: Demo PETI, PMII Tuding Ada Oknum yang Membekingi

“Pada intinya semua yang terkena musibah itu mendapat bantuan. Makanya kita verifikasi data terlebih dahulu,” tambahnya.

Katanya, mereka telah melangkah untuk merealisasikan dana bantuan tersebut kepada para korban. Dimana meminta agar para korban membuat rekening bank.

“Kalau semuanya telah selesai minggu depan sudah bisa kita cairkan. Dimana terbakar kabis akan mendapatkan Rp 11 juta lebih, rusak berat Rp 7 juta lebih dan rusak ringan Rp 3 juta lebih,” jelasnya.

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved