Bawaslu Muarojambi Ungkap Daerah Rawan Pelanggaran Pemilu. Ini Daerah-daerahnya

"Daerah tersebut pada umumnya terjadi didaerah perbatasan, dan di kecamatan Jaluko, karena banyak mahasiswa yang kos di sana," ungkapnya

Bawaslu Muarojambi Ungkap Daerah Rawan Pelanggaran Pemilu. Ini Daerah-daerahnya
tribunjambi/syamsul
Bawaslu Muarojambi, mengungkapkan daerah-daerah yang rawan terjadinya pelanggaran Pemilu di Kabupaten Muarojambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Pemilihan Umum (pemilu) calon Anggota DPR Ri, DPD dan DPRD secara serentak yang akan dilaksanakan pada 17 april 2019 tinggal beberapa bulan lagi, tidak terkecuali untuk wilayah kabupaten Muarojambi sendiri, juga akan melangsungkan pesta Rakyat 5 tahun sekali tersebut.

Dalam hal ini Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Muarojambi akan melakukan pengawasan pemilu pada kecamatan hingga kedesa-desa perbatasan dengan Kabupaten Muarojambi, yang rawan menjadi pelanggaran pemilu.

Baca: Polres Muarojambi, Satu-satunya Polres di Provinsi Jambi yang Punya Lapangan Tembak

Baca: Perjalanan Cinta dan Karier Roy Marten, Mengungkap Siapa Sebenarnya Kakek Nenek Gading Marten

"Ada delapan indikator kerawanan pemilu yang menjadi pengawasan kami ke depan," sebut M, Yusuf, Ketua Bawaslu Kabupaten Muarojambi, Rabu  (21/11/2018).

Dijelaskannya, kerawanan ini bukan dalam arti kerusuhan, akan tetapi rawan mengenai pelanggaran pemilu seperti Money politik, exodus, tidak termasuk DPT, dan tidak mendapatkan hak pilihnya.

"Daerah tersebut pada umumnya terjadi didaerah perbatasan, dan di kecamatan Jaluko, karena banyak mahasiswa yang kos di sana," ungkapnya.

Bawaslu Muarojambi, gelar sosialisasi kepada masyarakat, dan meminta bantuan masyarakat untuk tetap mengingatkan
Bawaslu Muarojambi, gelar sosialisasi kepada masyarakat, dan meminta bantuan masyarakat untuk tetap mengingatkan (tribunjambi/syamsul)

Lebih lanjut dirinya mengatakan, Pengawasan ini dilakukan dengan alasan, karena dikhawatirkan banyaknya Daftar Pemilih Tetap (DPT) didaerah perbatasan tersebut bukan warga Kabupaten Muarojambi, akan tetapi masuk dalam DPT Kab Muarojambi seperti di desa perbatasan Muarojambi dengan Kabupaten Batanghari, dan perbatasan Sumsel.

Dijelaskannya bahwa desa perbatasan tersebut yakni di Desa Tanjung Lebar dan Tanjung Sari Bahar Selatan berbatasan dengan Kabupaten Batanghari, dan Musi, Banyu Asin.

Baca: Bersama Pemda Lingga, Urus Izin Trayek Pelayaran Printis Nipah Panjang-Dabo Singkep ke Kementrian

Baca: Wanita Cantik Ini Bikin Perampok Bertekuk Lutut, 20 Menit Bergulat, Ini Jurus Bela Dirinya

"Kemudian Desa Tri Mulya Jaya, Ladang Panjang Berbatasan sama Desa Medak Palembang, Untuk Desa Mekar Jaya berbatasan dengan Jerambah bolong kota Jambi, dan juga perbatasan kabupaten Tanjab tim yakni Desa Sungai Aur, itu diduga rawan pelanggaran pemilu,"sebutnya

"Dengan hal ini kami akan mensosialisasikan ini kepada masyarakat, agar jangan mau menerima uang dari caleg di pemilu mendatang," sebutnya.(*)

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved