Raja Salman AKhirnya Bicara. Kasus Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi

Namun, raja yang naik takhta pada 23 Januari 2015 itu telah berulang kali menyiratkan keputusan tak akan mendongkel putranya.

Raja Salman AKhirnya Bicara. Kasus Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi
AFP / HANDOUT / SPA
Raja Salman Abdulaziz dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (dua di sisi kanan) saat menerima putra dan saudara jurnalis Jamal Khashoggi di Istana Kerajaan, Selasa (23/10/2018). 

TRIBUNJAMBI.COM - Raja Salman, untuk pertama kalinya berpidato pasca kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Dalam pidato tahunannya di Dewan Syuro Saudi, Raja Salman tidak secara langsung menyinggung kasus yang menjadi sorotan dunia dalam sebulan terakhir.

Diwartakan AFP Senin (19/11/2018), raja Arab Saudi berusia 82 tahun itu mengatakan bahwa Kerajaan Saudi dibentuk berdasarkan nilai Islam akan keadilan dan kesetaraan.

Tanpa menyebut kasus Khashoggi, dia memuji sistem peradilan dan penegakan hukum yang sedang dilaksanakan dinegara itu.

Baca: Sebelum Dibunuh, Jamal Khashoggi Dipaksa Kirim Pesan pada Anaknya

"Kami memastikan negara ini tak akan melenceng dari penerapan hukum Tuhan tanpa mendiskriminasi siapapun," sebut Raja Salman.

Dia juga memuji Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman ( MBS) yang dianggap sukses dalam melaksanakan reformasi di bidang ekonomi.

Reformasi ekonomi itu, kata Raja Salman, bertujuan memberi lapangan pekerjaan bagi generasi muda Saudi dan mempersiapkan Saudi pasca-era minyak mentah.

Baca: Update Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi, Meronta Saat Dicekik, Potongan Tubuh Dimasukkan Dalam Koper

Televisi Al-Arabiya melaporkan MBS bakal menghadiri pertemuan G20 di Argentina. Kunjungan luar negeri pertamanya sejak kasus pembunuhan Khashoggi.

AFP mewartakan, hanya Raja Salman yang bisa menghentikan MBS di mana saat ini dia tengah menghadapi tekanan internasional buntut kasus Khashoggi.

Namun, raja yang naik takhta pada 23 Januari 2015 itu telah berulang kali menyiratkan keputusan tak akan mendongkel putranya.

Baca: Penembakan di RS di Chicago, Empat Orang Tewas, Seperti Adegan di film

Kristian Ulrichsen, peneliti dari Institut Baker berujar, MBS telah memberi pesan kepada dunia bahwa apapun pandangan maupun perkataan mereka tak bakal mengubah kebijakan Saudi.

Halaman
12
Editor: budi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved