Tiga 'Jimat' yang Dititip Soeharto ke Prabowo Saat Berangkat Perang, Ini Dia Kisahnya

TRIBUNJAMBI.COM--Banyak kisah tentang sosok Soeharto dari lingkaran orang-orang terdekatnya kala presiden ke-2

Tiga 'Jimat' yang Dititip Soeharto ke Prabowo Saat Berangkat Perang, Ini Dia Kisahnya
KOLASE TRIBUN JATENG
Prabowo Subianto 

TRIBUNJAMBI.COM--Banyak kisah tentang sosok Soeharto dari lingkaran orang-orang terdekatnya kala presiden ke-2 RI itu masih berkuasa.

Selain sebagai presiden, Soeharto dikenal juga sebagai panglima perang yang handal.

Soeharto tercatat pernah memenangkan sejumlah peperangan yang dipimpinnya baik sebelum maupun pasca kemerdekaan.

Salah satu yang paling dikenang adalah serangan 1 Maret di Yogyakarta pada 1949.

Tak heran jika banyak percaya selain punya kemampuan memimpin perang, Soeharto juga punya kekuatan magis.

Suatu ketika ketika menantunya, Prabowo Subianto hendak ditugaskan memimpin sebuah operasi, Soeharto memanggilnya menghadap.

Dalam benak Prabowo ia akan mendapat Sangu (bekal) dari orang nomor 1 di Indonesia kala itu.

"Saat itu, saya sedang dihadapkan pada operasi penting. Saya diminta untuk menghadap Pak Presiden. Ketika itu, di benak saya disuruh menghadap pasti dapat sangu dari mertua.," ujar Prabowo di Depok dalam acara rakornas PKS, Januari 2016 lalu.

Namun ternyata apa yang diberi Soeharto di luar dugaannya.
Yang didapat justeru adalah 3 nasihat tak terduga.

"Kata bapak saat itu, saya titip tiga hal, yakni ojo lali, ojo dumeh, ojo ngoyo."
"Mengerti? Saya jawab, siap mengerti. Kemudian beliau menjawab, ya sudah selamat bertugas. Jadi sangu saya tiga hal itu, saya tadi berharap dapat sangu ongkos," kata Prabowo yang disambut tawa para peserta rakornas.

Halaman
1234
Editor: ridwan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved