3 ASN Terlibat Kasus Korupsi, Satu Sudah diberhentikan Secara Tidak Hormat

Sepanjang tahun 2018, setidaknya ada tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan Kabupaten Muarojambi

3 ASN Terlibat Kasus Korupsi, Satu Sudah diberhentikan Secara Tidak Hormat
tribunjambi/samsul bahri
Kasbul Iman, Kasi Pengangkatan dan Kesra ASN di BKD Muarojambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Sepanjang tahun 2018, setidaknya ada tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan Kabupaten Muarojambi yang terlibat tindak pidana korupsi.

Hal ini disampaikan oleh Kasbul Iman, Kasi Pengangkatan dan Kesra ASN di BKD Muarojambi.

Baca: Ini Ucapan Pedas Korban yang Jadi Pemicu Pelaku Nekat Lakukan Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Ia mengatakan bahwa dari tiga orang tersebut, satu orang telah dilakukan pemecatan, satu orang masih dalam proses dan satu orang masih dalam tindak lanjut.

"Satu yang sudah kita pecat yaitu dalam kasus korupsi RKB atau ruang kelas baru di sekolah SMP. Itu kita berhentikan dengan tidak hormat,"jelasnya

Baca: Ucapan Selamat Maulid Nabi 2018 dalam Bahasa Inggris, Bisa Dikirimkan Lewat HP

Lebih lanjut Ia menerangkan satu lagi yang masih dalam proses pemberhentian yaitu ASN dari dinas kesehatan yang sudah menjalani hukuman dua tahun lebih dan saat ini sudah keluar. Namun, Ia masih dalam proses karena yang bersangkutan sebentar lagi akan pensiun.

"Ini berdasarkan aturan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 yang menyebutkan semua ASN yang terlibat korupsi harus diberhentikan. Ini juga termasuk bagi ASN yang korupsi sebelum adanya aturan tersebut," ujarnya.

Baca: Ternyata Karena Soekarno, Seorang Perwira TNI ini Berani Menampar Soeharto dengan Keras

"Untuk pensiun realisasinya masih proses pemberhentian. Karena sampai sekarang belum ada juknisnya kami menunggu SKB tiga menteri dan kami menunggu informasi, jangan sampai kami salah langkah," terangnya.

Hal ini dikatakannya berkaitan dengan apabila yang bersangkutan setelah menjalani proses hukuman kemudian keluar dan pensiun, kemudian diberhentikan. Apakah ASN tersebut wajib mengembalikan uang pensiun yang diterima selama Ia keluar atau menjalani hukuman.

Baca: Ternyata Karena Soekarno, Seorang Perwira TNI ini Berani Menampar Soeharto dengan Keras

Inilah yang sampai saat ini, pihaknya masih belum melakukan karena belum ada juknis yang mengatur hal tersebut.

Penulis: samsul
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved