Tunggakan Pelanggan PLN Rayon Muara Bulian, Capai Rp500 Juta

Dikatakannya pula, jika tahun lalu masih ada tercatat pelanggan yang menunggak, dihitung dari lembar kertas tunggakan (kertas tagihan).

Tunggakan Pelanggan PLN Rayon Muara Bulian, Capai Rp500 Juta
Tribun Jambi/Abdullah Usman
Kepala Rayon PLN Batanghari Ery Adityo 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Mendekati akhir tahun 2018, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Muara Bulian, mencatat, tunggakan pelanggan mencapai Rp500 Juta.

"Untuk tunggakan pelanggan, secara umum tahun ini jika dibandingkan tahun sebelumnnya justru cenderung lebih rendah. Dilihat dari jumlah lembar pelanggan menunggak," kata Kepala PLN Rayon Muara Bulian, Ery Adityo, Minggu (18/11/2018).

Baca: Mantan Pacar Akan Menikah, Iin Mengamuk Porak Porandakan Pelaminan Lalu Bunuh Ibu dan Tantenya

Dikatakannya pula, jika tahun lalu masih ada tercatat pelanggan yang menunggak, dihitung dari lembar kertas tunggakan (kertas tagihan). Pada tahun lalu masih ada pelanggan yang tunggakannya diatas 20 bulan.

Menurutnya, hingga Oktober 2018, nominal tunggakan pelanggan mencapai mencapaiRp 500 juta tunggakan. Namun, jika dihitung secara global dan didominasi masih dari kalangan rumah tangga.

Baca: Tonton TV Online Link Live Streaming Final Hong Kong Open 2018, Marcus/Kevin Tanding Mulai 15.40 WIB

"Setiap bulannya pada tanggal 20, merupakan batas akhir bulanan bagi pelanggan untuk membayar. Bahkan jika lewat satu hari saja PLN sudah bisa melakukan pemutusan sementara sesuai aturannya," jelas Ery Adityo.

Dengan adanya tunggakan tersebut kata Ery, PLN bisa memberikan sanksi bagi pelanggan mulai teguran, peringatan, dan pencabutan hingga sanksi paling berat, cabut rampung dengan mencabut amper dan bongkar kabel.

"Artinya, kito copot semua, baik KWH, kabel hingga nama daftar pelanggan kita coret," bebernya.

Baca: 3 Hal Ini Jadi Penghalang untuk Menghafal Alquran. Begini Kata Ustaz Qadar Ramdani

Baca: Jadi Juru Kunci, Ini Dia 5 Tank yang Bisa OP Jika Dipakai dan Tips Menggunakan Hero Tank

Jika sanksi terberat tersebut sudah dilakukan, pelanggan tadi bisa kembali menjadi pelanggan dengan syarat harus menyelesaiakan tunggakan dan mendaftar sebagai pelangan baru.

"Namun tetap dengan syarat harus melunasi tunggakan tadi. Kalau nama mereka masih cacat, belum bisa kita proses. Dalam PLN, tidak ada pemutihan tunggakan seperti pajak," jelasnya. (*)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved