Transformasi Prematur, Orang Rimba Terancam Kelaparan dan Miskin

Pengemis, pemulung dan pemungut brondol menjadi sumber ekonomi yang kini dijalani Orang Rimba.

Transformasi Prematur, Orang Rimba Terancam Kelaparan dan Miskin
TRIBUNJAMBI/QOMARUDDIN
Meriau (kanan) didampingi Kopka Inf Husni Thamrin (enam dari kanan) 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Nurlailis

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - KKI WARSI akan mengadakan media touring untuk melihat kehidupan Orang Rimba (OR) yang sudah kehilangan hutannya dan kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.

Kegiatan akan berlangsung pada 19-20 November 2018 bertempat di PT SAL, PT.KDA, dan bekas perumahan Orang Rimba di Kungkai.

Assistant komunikasi KKI Warsi, Annise mengatakan tujuan kegiatan ini untuk mempublikasikan keadaan Orang Rimba yang hidup dalam perubahan ekosistem dan mendorong pemerintah untuk mengambil langkah alokasi ruang hidup untuk Orang Rimba.

Baca: Beginilah Cara Orang Rimba Mencoblos Pada Pemilu 2019, Ada 5.000-an Mata Pilih di Provinsi Jambi

"Orang Rimba yang awalnya tinggal di dalam hutan merupakan kelompok masyarakat yang paling terdampak dari perubahan ekosistem. Itulah kemudian yang memaksa Orang Rimba untuk bertransformasi terhadap perubahan yang terjadi. Namun transformasi yang terjadi pada Orang Rimba prematur. Hal ini ditandai dengan ketikdakmampuan Orang Rimba beradaptasi pada perubahan," paparnya.

Secara ekonomi kondisi ini mendorong Orang Rimba mencari sumber penghidupan yang jauh dari nilai adat dan budaya yang mereka anut.

Pengemis, pemulung dan pemungut brondol menjadi sumber ekonomi yang kini dijalani Orang Rimba. Secara sosial Orang Rimba mengalami persaingan antar kelompok yang semakin tinggi, ruang jelajah makin jauh.

Baca: Nyesep Terkena Kanker di Mulut, 3 Orang Rimba Lakukan Perjalanan 5 Jam ke RSUD di Jambi

"Dengan kondisi ini dampak yang dialami oleh Orang Rimba adalah kemiskinan absolut, kelaparan, pengusiran, konflik, gegar budaya bahkan etnosida. Dengan kondisi ini, maka perlu adanya dukungan para pihak supaya Orang Rimba bisa hidup dengan lebih layak dan bisa beradaptasi dengan lebih baik," ungkapnya.

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved