Hidup Keras LB Moerdani, Umur 13 Tahun Serbu Markas Jepang & Jadi Mata-mata Kopassus yang Disegani

Ia merupakan anak ketiga pasangan Raden Gerardus Moerdani Sosrodirdjo dan Jeanne Roech.

Hidup Keras LB Moerdani, Umur 13 Tahun Serbu Markas Jepang & Jadi Mata-mata Kopassus yang Disegani
Ilustrasi Sniper SAS dan Benny Moerdani 

Berkat kemampuannya yang fasih berbahasa Belanda, Benny Moerdani diterjunkan sebagai mata-mata.

Saat ia berusia 17 tahun, Benny disusupkan untuk mencuri dengar pembicaraan tentara Belanda.

Benny Meordani terpilih menjadi salah satu tentara perintis Batalion 120 di kesatuan Tentara Pelajar.

Batalion tersebut tak main-main, hanya orang pilihan yang bisa masuk.

Salah satu kelebihan batalion itu adalah kemampuan melakukan tembakan jitu.

Ketika perang berakhir, Benny Moerdani mendaftar ke angkatan udara, laut, dan darat.

Benny Moerdani memilih tawaran melanjutkan pendidikan di Pusat Pendidikan Perwira Angkatan Darat di Bandung.(*)

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved