PLN Tertibkan Puluhan Pelanggan Nakal di Muara Bulian

Tim penertiban (P2TL) yang berada dirayon Muara Bulian sama halnya dengan P2TL yang berada di Jambi.

PLN Tertibkan Puluhan Pelanggan Nakal di Muara Bulian
tribunjambi/abdullah usman
Beberapa Petugas PLN sedang bersiap untuk melakukan pengecekan ke lapangan, dengan beberapa tim dibagi untuk beberapa tempat di Kabupaten Batanghari. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Puluhan pelanggan PLN nakal di Muara Bulian, ditertibkan PLN rayon Muara Bulian, melalui tim penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL).

Tim penertiban (P2TL) yang berada dirayon Muara Bulian sama halnya dengan P2TL yang berada di Jambi. Hanya saja yang membedakannya jumlah personel dari setiap tim tersebut.

Baca: Kopassus Ekspedisi ke Pedalaman X, Cari Suku Primitif yang Diduga Kanibal

Kepala PLN Rayon Muara Bulian, Ery Adityo kepada tribunjambi.com menuturkan, tim P2TL sudah lama terbentuk di rayon Muara bulian dan setiap kantor PLN memiliki tim tersebut. Dimana tugas atau fungsi utama tim tersebut adalah untuk melakukan penertiban terhadap pelanggan nakal.

"Dalam tim tersebut terdiri dari beberapa tim khusus di dalamnya. Bertugas untuk penertiban pelanggan listrik, semisal ada pelanggan yang seharusnya memakai daya 900 namun dalam prakteknya ternyata pemakaiannya lebih, dengan memainkan MCB," jelas Ery, kepada tribunjambi.com, Kamis (15/11/2018).

Baca: Semifinal Liga 1 U-19, Persib Bandung vs Borneo FC, Ini Jadwal dan Harga Tiket

Dalam penertiban tersebut kata Kepala PLN Rayon Muara Bulian, tidak jarang tim menemukan pelanggan gelap atau pelanggan tidak tertib, dengan menyadap langsung dari kabal PLN atau yang dikenal juga dengan sebutan maling daya.

Dalam setahun ini bilang Ery, pihaknya telah banyak menemukan pelanggaran pelanggan tersebut. Bermacam macam jenis pelanggaran mulai dari permainan kwh hingga penyadapan dari kabal PLN.

logo PLN
logo PLN (tribunnews)

"Untuk saat ini, estimasi yang telah kita tertibkan tersebut jumlahnya mencapai puluhan lebih. Dan, masih dalam proses rekap," ujarnya.

Dari sekian kasus yang ditemukan melaui tim P2TL, jika pelanggan tersebut terbukti melakukan pelanggaran, maka KWH meter akan disita dan pemilik KWH dapat menyelesaiakan dikantor termasuk membayar denda.

Baca: Mantan Istri Ahok Nonton Film A Man Call Ahok, Foto Veronica Tan Jadi Sorotan

"Jika semua denda dan permasalahan tadi selesesai, baru dapat dipasang lagi dengan sesuai standar SNI," paparnya, (*)

Caption : Beberapa Petugas PLN tengah bersiap untuk melakukan pengecekan kelapangan, dengan beberapa tim dibagi untuk beberapa tempat dikabupaten Batanghari.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved