Erwan Malik: Kami ke Sini untuk Mencari Keadilan

Saipudin membawa bukti baru (novum) yang menunjukkan dugaan adanya kekhilafan majelis hakim.

Erwan Malik: Kami ke Sini untuk Mencari Keadilan
tribunjambi/mahreza
Sidang Peninjauan Kembali (PK) atas terpidana perkara dugaan suap dana ketok palu APBD Provinsi Jambi tahun 2018, Saipudin dan Erwan Malik, kembali digelar di Pengadilan Tipikor, Kamis (15/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sidang Peninjauan Kembali (PK) atas terpidana perkara dugaan suap dana ketok palu APBD Provinsi Jambi tahun 2018, Saipudin dan Erwan Malik, kembali digelar di Pengadilan Tipikor, Kamis (15/11/2018).

Sidang yang dipimpin ketua majelis hakim, Khairulludin itu beragendakan penyerahan dan penandatanganan berkas berupa bukti tertulis.

Dalam kesempatan itu, pemohon Saipudin mengenakan batik biru dan Erwan Malik mengenakan batik hitam bermotif kuning menyerahkan bukti tertulis.

Turut hadir pula, JPU KPK, Feby Dwiyandospendy. Usai penandatanganan itu, selanjutnya majelis hakim akan menyampaikan berkas PK ke Mahkamah Agung.

"Selanjutnya, majelis hakim akan mengirimkan berkas ke Mahkamah Agung. Berkas perkara ini akan dipelajari dan diputus oleh majelis hakim Mahkamah Agung," kata Khairulludin.

Kedua pemohon, ketika dikonfirmasi mengatakan, PK tersebut mereka ajukan lantaran menganggap vonis majelis hakim yang dijatuhkan pada mereka masih terlalu tinggi. Meski sempat mengajukan banding dan memperoleh keringanan kurungan penjara masing-masing selama enam bulan.

"Kami ke sini mengajukan PK untuk mencari keadilan," kata Erwan Malik ketika dijumpai jelang persidangan.

Saipudin menambahkan, ada bukti baru (novum) yang menunjukkan dugaan adanya kekhilafan majelis hakim dalam menjatuhkan vonis kepadanya dan Erwan Malik.

"Kami menganggap, adanya kekhilafan majelis hakim dalam menjatuhkan hukuman, dengan alasan kami tidak kooperatif saat menjalani persidangan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved