5 Tahun Dipaksa Melacur, Akhirnya Suami Dilaporkan Isterinya ke Polisi

Hanya saja, Dalimunthe mengaku pelapor, dalam hal ini N dan B tidak mempunyai bukti yang kuat untuk menjerat AZ.

5 Tahun Dipaksa Melacur, Akhirnya Suami Dilaporkan Isterinya ke Polisi
Asiaone
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - AZ (27) dilaporkan isterinya N dan ipar perempuannya ke polisi. Dari laporan isteri dan iparnya B (25) yang menyebutkan bawha AZ telah memaksa mereka melacur.

Laporan yang dibuat di Polsek Batuaji tersebut, diketahui suami isteri itu telah menikah sejak 2013 lalu. Bahkan, kejadian AZ menjual istrinya N dan adik iparnya B sudah berlangsung selama lima tahun atau sejak awal mereka menikah.

Baca: Kronologis Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Temuan Benda Tumpul hingga Kehabisan Oksigen

Kapolsek Batuaji Kompol Syarifuddin Dalimunthe yang dikonfirmasi mengiyakan laporan tersebut. Hanya saja, Dalimunthe mengaku pelapor, dalam hal ini N dan B tidak mempunyai bukti yang kuat untuk menjerat AZ.

"Benar, kemarin keduanya sudah membuat laporan ke Polsek Batuaji, namun karena tidak adanya bukti, maka kami sarankan untuk melakukan pengumpulan bukti dan melakukan koordinasi dengan PPA di Polresta Barelang," sebut Dalimunthe, ditemui disela-sela pengamanan kedangan calon Wakil Presiden Maruf Amin ke Batam, Rabu (14/11).

Dalimunthe mengaku, dilihat dari fisiknya, istri dan adik ipar AZ ini memang terlihat cantik.

Baca: Tidak Disiarkan TV Nasional, Ini Link Live Streaming Hong Kong Open 2018, Sedang Berlangsung!

"Makanya kami juga bingung kok bisa seorang suami menjual istrinya. Namun demikian kami tidak bisa berbuat lebih jauh mengingat bukti yang dibawa keduanya belum cukup," jelas Dalimunthe.

"Pengakuan N kepada saya, suaminya ini pemalas dan tidak mau bekerja. Makanya AZ memaksa dan mengancam N bahkan B untuk menuruti kemauan AZ ini," katanya menambahkan.

Dari pengakuan N dan B, mereka dijual bukan kepada orang tidak dikenal, melainkan kepada teman-teman AZ sendiri.

Baca: Sarolangun Waspada Banjir,  Penyebarluasan Informasi Kebencanaan Sangat Penting

"Berapa tarifnya, N dan B tidak mengetahuinya karena semuanya sudah diatur AZ," ungkap Dalimunthe.

"Bahkan pengakuan dari N, setiap melayani teman-teman suaminya, dirinya berada dalam kondisi setengah tak sadar. Sebab, sebelumnya dirinya terlebih dahulu dipaksa untuk menemani ngobrol teman suaminya itu sembari minum minuman yang sudah disediakan suaminya tersebut," terangnya.

Lebih jauh Dalimunthe mengaku, B adik kandung N ini juga bernasib sama dengan N, hanya saja pengakuan mereka, B baru satu tahun ini dipaksa AZ untuk melayani nafsu teman-temannya.

Baca: 8 Fakta Kasus Pembunuhan Satu Keluarga, Surat Tinta Biru Sarah Nainggolan Bikin Haru

"Sejauh ini, kasus ini masih kami dalami dan untuk korban sudah kami arahkan untuk melakukan konsolidasi dan membuat laporan di Unit PPA Polresta Barelang," papar Dalimunthe.

Disinggung apakah AZ sudah dilakukan pemanggilan, Dalimunthe mengaku sejauh ini belum ada, hanya saja dirinya sudah memerintahkan penyidik untuk terus memantau setiap gerak gerik AZ.

"Begitu cukup bukti, setidaknya kami tinggal melakukan penangkapan. Karena untuk laporannya, kami serahkan ke Unit PPA Polresta Barelang. Jadi, bagaimanapun kami juga menunggu koordinasi dari Unit PPA tersebut," bebernya. (*)

Editor: budi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved