Puisi Zumi Zola Berjudul Raja di Rakyat dan Ancaman Hukuman 8 Tahun Penjara

Bagaimana seorang pemimpin yang seharusnya menurut Zumi Zola? Apakah harus melakukan suap dan menerima gratifikasi?

Puisi Zumi Zola Berjudul Raja di Rakyat dan Ancaman Hukuman 8 Tahun Penjara
GRAFIS TRIBUN JAMBI/RYAN
Zumi Zola 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melayangkan tuntutan 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar terhadap Gubernur Jambi periode 2016-2021, Zumi Zola Zulkifli.

Tuntutan ini terkait kasus suap dan gratifikasi yang diduga dilakukan oleh Zumi Zola.
Kini pengacara Zumi Zola sedang mempersiapkan pembelaan terhadap mantan bintang film itu.

Menurut Juru Bicara KPK, Febri Diansyah tuntutan delapan tahun penjara dan denda Rp 1 miliar terhadap Zumi Zola sudah melalui pertimbangan yang cukup matang dari Jaksa Penuntut Umum.

Menurut Febri, KPK memberi tuntutan demikian berat setelah beberapa kali pemeriksaan dan proses persidangan terhadap Zumi Zola.

Febri memberi bocoran bahwa Zumi Zola bukan akhir dari kasus ini. Dia bilang pihak yang lain yang disebutkan oleh JPU dalam dakwaan juga harus diminta pertanggungjawaban.

"Yang sedang didalami saat ini terkait dengan dugaan aliran dana pada anggota DPRD (Provinsi Jambi)," ujar Febri, pada Jumat (9/11/2018).

Bagaimana seorang pemimpin yang seharusnya menurut Zumi Zola? Apakah harus melakukan suap dan menerima gratifikasi?

Ternyata Zumi Zola sebenarnya memiliki jawaban atas hal ini. Hal itu terlihat dari kata-kata yang dirangkainya dalam bentuk puisi, setahun yang lalu.

Halaman
Penulis: suang
Editor: suang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved