Breaking News:

Anak Cristiano Ronaldo di Indonesia ini Memilih Jadi Polisi Ketimbang Pesepakbola Terkenal

Minggu pagi, 26 Desember 2004, Martunis berencana bermain sepak bola bersama teman-temannya di lapangan sepak bola kampung.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Instagram/Martunis_Ronaldo
Martunis, Anak angkat Cristiano Ronaldo 

TRIBUNJAMBI.COM - Tak terasa sudah satu dekade lebih tsunami di Aceh terjadi.

Dari kejadian bencana alam ini, sosok anak bernama Martunis jadi sorotan media kala itu.

Minggu pagi, 26 Desember 2004, Martunis berencana bermain sepak bola bersama teman-temannya di lapangan sepak bola kampung.

Ia bahkan sudah memakai kostum tim nasional Portugal bajakan yang ia beli di Banda Aceh. Tiba-tiba datang gelombang tsunami.

Martunis yang saat itu baru duduk di kelas III SD bersama ibunya, Salwa; kakak laki-laki, Nurul A'la (12 tahun); dan adiknya, Annisa (2 tahun), berupaya menyelamatkan diri dengan menumpang pikap tetangganya.

Pada saat itu, bapaknya sedang bekerja di tambak.

Baca: UPDATE DATA Daftar Nama 82 Jenazah Kecelakaan Lion Air Sudah Diidentifikasi hingga Senin Malam

Baca: Kronologi Penangkapan Tersangka Penipuan Pencairan Rp 23 T, Berawal Pengakuan Ratna Sarumpaet

Baca: Nama Ratna Sarumpaet Kembali Muncul, Terkait Kasus Penipuan Uang Raja-raja Indonesia Zaman Dulu

Saat digulung ombak tsunami, pikap pun tenggelam. Martunis, ibu, dan dua saudaranya tenggelam bersama mobil yang ditumpangi.

Ibu, kakak, dan adiknya hilang terseret arus tsunami sehingga berpisah selamanya. Adapun Martunis terbawa gelombang dan muncul ke permukaan air.

Setelah bencana terjadi, sosok Martunis ditemukan warga setempat dan dititip kepada kru televisi Inggris, Sky News.

Saat ditemukan ditubuhnya masih melekat replika baju timnas Portugal.

Martunis Sarbini / Telegraf
Martunis Sarbini / Telegraf

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved